Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas

7

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung yang hingga Ahad (23/8/2026) masih menyisakan area terdampak seluas 100,7 hektare.

Fokus utama pemadaman diarahkan ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dengan mengerahkan Tim Alfa TNI untuk menghentikan penyebaran api. Upaya tersebut dilakukan di tengah terdeteksinya 79 titik panas yang berpotensi mengancam permukiman warga dan habitat satwa dilindungi.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, Mabes TNI telah menyiagakan personel khusus untuk menjangkau titik api yang sulit diakses.

“TNI telah menyiagakan Tim Alfa, yakni satuan kecil yang dibentuk untuk menjalankan misi taktis di medan berat dalam penanggulangan bencana,” ujar Kristomei, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, Tim Alfa memiliki mobilitas tinggi sehingga dapat menjangkau wilayah yang terisolasi.

“Tim ini didukung personel yang memiliki kemampuan sebagai penerjun freefall (terjun bebas militer) guna menembus wilayah-wilayah yang terisolasi atau sulit dijangkau,” jelasnya.

Dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla yang digelar secara daring, Presiden Prabowo menilai dua helikopter water bombing yang didatangkan dari Palembang dan Jawa Timur belum mencukupi kebutuhan di lapangan.

Presiden kemudian memutuskan menambah kekuatan armada udara sekaligus melipatgandakan bantuan peralatan pemadaman darat untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan lahan.

Saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan kebutuhan 10 unit pompa air untuk menjangkau lokasi yang jauh dari kanal, Presiden langsung menambah jumlah bantuan tersebut.

“Berapa yang Anda perlu?” tanya Prabowo.

“10, Pak Presiden,” jawab Mirza.

“Ya, bagus. Saya kirim 20,” tegas Presiden.

Kristomei Sianturi mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat tersebut.

“Kami, atas nama masyarakat Lampung, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Operasi pemadaman menjadi penting karena TNWK merupakan salah satu habitat gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus).

Petugas terus memantau 11 kelompok gajah liar. Kelompok terdekat berada sekitar 27 kilometer dari lokasi kebakaran, sedangkan gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah (PKG), sekitar delapan kilometer dari lokasi, dipastikan masih dalam kondisi aman.

Kementerian Kehutanan juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada gajah yang terdampak langsung oleh kebakaran.

Kristomei mengatakan perlindungan lingkungan menjadi salah satu perhatian utama dalam koordinasi melalui konferensi video bersama Presiden.

“Demi kelangsungan habitat Gajah Sumatera serta keamanan permukiman, perkebunan, dan lahan pertanian warga, kami telah mendapatkan bantuan peralatan pendukung lainnya,” tuturnya.

Karhutla yang didominasi vegetasi alang-alang memiliki tantangan tersendiri. Bara api kerap bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Pemerintah juga terus menyiagakan posko gabungan di perbatasan puluhan desa yang bersinggungan langsung dengan kawasan TNWK.

Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran Forkopimda Lampung, TNI, dan Polri meningkatkan kewaspadaan hingga kondisi benar-benar stabil.

“Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu. Cuaca tidak bersahabat sementara, tetapi bisa kita atasi,” pesan Presiden. (*)

Bagaimana Menurut Anda