Terancam Rumahnya Ambruk, Imron Berharap Bantuan Pemerintah

200

MUARA ENIM, BERITAANDA – Akibat tergerus arus Sungai Enim, satu buah rumah milik Imron (65) warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, terancam ambruk terkena longsor, Rabu (3/4/2019).

Akibat erosi, beberapa rumah terutama yang terletak di bantaran Sungai Enim terancam longsor dan ambruk. Bahkan beberapa tanah terlihat retak-retak dan turun, yang sewaktu-waktu bisa terjadi longsor yang membahayakan jiwa.

Menurut Imron yang menjadi korban tanah longsor mengatakan, bahwa rumah panggung miliknya berukuran sekitar 8×5 meter yang dihuni tiga kepala keluarga, dahulu ia bangun sekitar 50 meter dari bibir Sungai Enim.

Seiring dengan waktu, Sungai Enim terus menggerus tanah, sehingga akhirnya mendekati rumahnya yang berjarak sekitar 20 meter lagi dari bibir Sungai Enim. Bahkan tanah di sekitar rumahnya mulai terlihat retak-retak dan turun. Dan permasalahan ini, sudah ia laporkan ke pemerintah desa dan kecamatan.

“Permasalahan ini sudah saya sampaikan secara lisan. Saya minta untuk diberikan beronjong permanen,” ujarnya.

Dikatakan Imron, bahwa pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang rumahnya terancam longsor, yakni agar bisa membangun tembok penahan yang permanen agar rumah masyarakat tidak terbawa tanah yang longsor.

Dan, diakuinya, sekitar tahun 2011-2012 lalu, pemerintah pernah membangun beronjong untuk menahan tanah agar tidak longsor, tapi saat ini beronjong tersebut sudah tidak terlihat lagi karena ikut longsor.

Hal senada dikatakan Abil (45), bahwa beberapa waktu yang lalu pernah ada terjadi longsor yang menyeret beberapa rumah dan Istalasi Pengelolahan Air Limbah (IPAL). Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan sekali bantuan pembangunan beronjong atau tembok penahan yang permanen.(Angga)

Bagaimana Menurut Anda