Tembus Rp 17 Triliun, Investasi di OKI Pulihkan Ekonomi

33
Suasana rapat paripurna peringatan hari jadi ke-76 tahun Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di DPRD setempat, Senin (11/10). [Sumber Foto Kominfo OKI]

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Meski berada di tengah iklim perekonomian yang penuh tantangan dan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, serta banyaknya perusahaan yang mengalami stagnasi pertumbuhan, nyatanya Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] berhasil membukukan realisasi investasi hingga menembus Rp 17,648 triliun pada semester akhir tahun 2020 lalu.

Bupati OKI Iskandar menyebut, jumlah tersebut berasal dari penanaman modal asing dan dalam negeri.

“Realisasi investasi mencapai 885 persen, terdiri dari target yang ditetapkan provinsi. Tentu ini mendorong pertumbuhan ekonomi setelah hantaman pandemi,” terang Iskandar pada rapat paripurna peringatan hari jadi ke-76 tahun Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (11/10).

Selain itu, Iskandar mengungkapkan, pengetatan mobilitas yang tidak bisa dihindari tentu berpengaruh terhadap tiap sendi kehidupan. Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKI di tahun 2020 masih bertumbuh diangka 0,24 persen, di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang -2,07 persen, dan Provinsi Sumatera Selatan minus -0,11 persen.

Bupati OKI H. Iskandar, SE. [Sumber Foto Kominfo OKI]
Sementara itu, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten OKI Makruf CM memaparkan, untuk tahun 2021 realisasi investasi di OKI mencapai Rp 4.940 triliun dari target sebesar Rp 5 triliun.

“Kita berharap penambahan investasi di bulan-bulan kedepan ini, kita harapkan bisa memenuhi target untuk menggerakkan perekonomian secara lebih signifikan,” terang dia.

Makruf mengungkapkan, perkembangan investasi juga tetap dijaga untuk tetap membuka peluang kesempatan kerja.

Sistim perizinan online single submission, menurut dia, sangat mempermudah semua level dan jenis usaha. Apalagi bagi jenis-jenis usaha yang beresiko rendah. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda