Tanggulangi Kasus Gizi Buruk, Pemkab Muara Enim Fokus Tangani Stunting di 42 Desa

43

MUARA ENIM, BERITAANDA – Untuk menanggulangi kasus gizi buruk pada ibu hamil dan anak balita, Kabupaten Muara Enim petakan dan fokus stunting pada 42 desa yang tersebar di delapan kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim.

Hal tersebut diungkapkan Plh Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten Administrasi Umum Ir Maryana pada pembukaan kegiatan sosialisasi regulasi penanggulangan stunting di gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Selasa (30/3).

Kegiatan ini, juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Irawan Supmidi, dan perwakilan satuan PAUD dan Paguyuban orangtua se-Kabupaten Muara Enim.

Menurut Maryana, bahwa berdasarkan hasil pemetaan, analisis data prevalensi stunting dan cakupan kegiatan pada OPD terkait pada tahun lalu, menunjukkan terdapat 42 desa di delapan kecamatan yang menjadi fokus stunting, yaitu Kecamatan Panang Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Kecamatan Gunung Megang, Kecamatan Lubai Ulu, Kecamatan Lembak, Kecamatan Belida Darat, Kecamatan Gelumbang dan Kecamatan Sungai Rotan.

Masih dikatakan Maryana, dari hasil survei pemantauan status gizi di Kabupaten Muara Enim  didapatkan bahwa prevalensi atau proporsi dari populasi dan kasus gizi kurang dalam kurun waktu 3 tahun terakhir di Kabupaten Muara Enim menurun.

“Dan semoga dengan kegiatan sosialisasi ini, kita semua mempunyai komitmen yang sama dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Muara Enim, dengan meningkatkan pemahaman dan bersama-sama mencegahnya dengan melaksanakan berbagai program pencegahan stunting,” katanya.(Angga)

Bagaimana Menurut Anda