Sepanjang 2019, Pemkab Nias Salurkan Beasiswa Berprestasi Untuk 5.990 Siswa-Siswi

104

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Sepanjang tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Nias telah menyalurkan beasiswa berprestasi kepada 5.990 siswa-siswi di Kabupaten Nias. Hal ini dijelaskan langsung oleh Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM saat menghadiri ramah tamah Pemerintah Kabupaten Nias di lingkungan perkantoran Hiliweto Gido, Jumat (10/1/2020).

“Kita menyadari bahwa perubahan itu tidak mudah, namun kita terus berupaya melakukan perubahan- perubahan dalam berbagai aspek. Namun, kita bersyukur karena sepanjang tahun 2019 yang lalu kita telah menjalani proses pembangunan yang lebih baik dari sebelumnya. Bahkan kita bisa menyaksikan bersama bahwa perjuangan Pemkab Nias bersama dengan segenap komponen masyarakat untuk membangun masa depan Kabupaten Nias lebih baik,” ujarnya.

Papar bupati lagi, untuk di bidang pendidikan, Pemkab Nias telah memberikan beasiswa berprestasi kepada 5.990 siswa/i di tingkat SD serta SMP, dan juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa/i  kurang lebih 250 orang.

“Pemkab Nias juga telah melengkapi sekolah-sekolah dengan fasilitas perpustakaan dan laboratorium,” ungkapnya.

Bupati juga memaparkan keberhasilan Pemkab Nias diberbagai sektor. Seperti di sektor pertanian, produksi karet pada tahun 2017 mencapai 5.653,26 ton dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 5.805,04 ton.

Kemudian, produksi kelapa juga meningkat pada tahun 2018 menjadi 871,87 ton, dari sebelumnya sebanyak 692.41 ton di tahun 2017.

Begitu pula dengan produksi perikanan tangkap, dimana pada tahun 2017 mencapai 1.097,84 ton meningkat pada tahun 2018 menjadi 1.185,67 ton, serta produksi perikanan budidaya meningkat menjadi 23,23 ton di tahun 2018 dari sebelumnya sebanyak 21,11 ton pada tahun 2017.

“Di bidang infrastruktur, kita juga masih berupaya keras untuk mengejar target pencapaian antara lain mengurangi jumlah desa yang terisolir oleh kendaraan roda empat, penyediaan air bersih di pedesaan, peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, serta pengembangan infrastruktur kawasan ekonomi wisata Soziona, dimana dengan keterbatasan anggaran namun menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan,” jelas dia.

Selanjutnya, bupati menyampaikan bahwa masih ada beberapa program dan kegiatan pemerintah daerah belum terlaksana secara optimal dan masih jauh dari harapan.

“Kita menyadari masih ada beberapa program dan kegiatan yang belum terlaksana secara optimal dan masih jauh dari harapan kita semua. Hal ini tentu tidak kita kehendaki, karena berbagai keterbatasan dan kompleksnya persoalan pembangunan yang kita hadapi, memaksa kita menunda sejumlah program dan kegiatan pembangunan,” jelas dia.

“Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membulatkan semangat dan menanamkan tekad agar ke depan, seiring dengan semakin beratnya tantangan di berbagai sektor pembangunan, kita dapat memberikan karya terbaik kita sesuai,” harapnya. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda