Sempat Dibawa Walikota Sidimpuan Berobat, Ernawati Meninggal Dunia

641
Walikota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution saat menemui Ernawati yang terbaring lemah di kediamannya, Selasa (3/9/2019) malam.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Ernawati Ritonga, warga Jalan Pangulu, Kelurahan Bincar Kecamatan Sidimpuan Utara, menghembuskan nafas terakhir, Rabu (4/9/2019), saat akan menjalani operasi di RSUD Padangsidimpuan.

Kepergian Ernawati untuk selamanya ini menyisakan rasa kehilangan dan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar yang ditinggalkan, demikian halnya bagi orang nomor satu di Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution.

Pasalnya, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution merupakan orang yang punya peranan dalam upaya penyembuhan Ernawati yang diketahui sudah setahun mengidap sakit parah, hingga tidak bisa berdiri dan berbicara.

Menerima laporan seputar keberadaan salah satu warganya yang menderita sakit parah dan tidak mampu berobat akibat kondisi ekonomi keluarga, Irsan pun menyambanginya dan memutuskan membawanya berobat ke rumah sakit.

Sayangnya, upaya maksimal walikota yang berinisiatif membawa Ernawati ke RSUD demi kesembuhan Ernawati tidak berjalan sesuai harapan dan keinginan. Tuhan berkehendak lain dan memanggil Ernawati berpulang ke sisi-Nya.

“Meski dengan bahasa isyarat, tadi malam saya sempat berkomunikasi dengan Kak Erna. Raut wajahnya menunjukkan keceriaan saat saya ajak berobat ke rumah sakit,” kata walikota via telepon dari Kota Medan.

“Hari ini beliau mendahului kita, semoga diampunkan segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik. Keluarga yang ditinggal sabar dan ikhlas. Selamat jalan kak, doa kami menyertaimu,” imbuh Irsan.

Sebelumnya, Selasa (3/9/2019) malam, Walikota Padangsidimpuan menemui Ernawati Ritonga (54), yang terbaring lemah, setahun mengidap sakit parah di rumah kakaknya, Nurhayati Ritonga. Kemudian memboyongnya rumah sakit

Kepada Walikota Nurhayati menerangkan, selama ini adiknya belum pernah diobati secara layak dikarenakan keterbatasan ekonomi keluarga. Mereka mampu membawa Ernawati berobat, hanya pada saat memilki uang saja.

“Kondisi Ernawati sudah berlangsung hampir setahun, seiring waktu fisiknya kian melemah dan bertambah kurus, sulit untuk bergerak, bahkan sampai tidak bisa berbicara. Membawanya berobat, kami tak punya biaya,” terang Nurhayati.

Walikota Irsan Efendi Nasution selepas mendengar penjelasan itu memutuskan, Ernawati harus segera dibawa ke RSUD Padangsidimpuan, dan biaya perobatan ditanggung pemerintah daerah, seraya kepesertaan BPJS Kesehatan Ernawati Ritonga segera diuruskan.

Setibanya di RSUD Padangsidimpuan, Ernawati Ritonga yang didampingi walikota mendapatkan pelayanan medis. Namun pada keesokan harinya atau Rabu (4/9/2019), Ernawati yang sedianya akan menjalani operasi menghembuskan nafas.

Wakil Direktur RSUD, Parlindungan Pasaribu menuturkan, Ernawati telah menjalani serangkaian pemeriksaan dan belum didiagnosa. “Dari kondisi dan ciri penyakitnya, kemungkinan TB paru. Beliau meninggal saat akan menjalani operasi,” tuturnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda