Selain Covid-19, Rusaknya Marka Jalan di Daerah Ini Juga Menjadi Ancaman

178
Marka jalan sebagai penanda jembatan sempit rusak tergeletak di pinggir jalan.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Selain rasa mencekam akibat wabah Covid-19 yang melanda dunia, ada hal lain yang tatkala mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan korban luka bahkan nyawa. Seperti banyaknya kerusakan maupun hilangnya marka jalan yang ada disepanjang jalan provinsi di lintas Muara Meranjat-Tambangan Rambang Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan.

Hilang atau rusaknya marka jalan sebagai penanda untuk berhati-hati saat melintas di wilayah itu, tak pelak berpotensi mengancam pengendara dan juga pejalan kaki. Semisal yang terlihat di wilayah Payolepah dalam Desa Tebedak I yang mana wilayah ini juga dilintasi jalan tersebut.

Di wilayah ini ada dua marka jalan yang rusak dan tergeletak begitu saja, yakni penanda di tikungan tajam, kemudian penanda jembatan sempit. Selain itu pantauan di tempat lain, ada juga marka yang catnya sudah mengelupas dan bahkan sudah ada yang hilang sama sekali.

Salah satu pengendara yang melintas, merasa khawatir dengan rusak atau hilangnya marka itu. Jika ini dibiarkan terus-menerus, harapan atau upaya mengingatkan pengendara maupun pejalan kaki agar berhati-hati tentunya tidak bisa optimal.

“Bisa memicu terjadinya kecelakaan berlalu lintas pak,” ucap pengendara yang enggan menyebutkan namana ini kepada BERITAANDA, Selasa (2/6/2020).

Ia berharap pihak terkait bisa melakukan pengecekan secara berkala atau perbaikan marka yang ada dibeberapa titik di jalan itu.

“Agar kami selaku pengendara tidak merasa was-was, apalagi pengendara yang jarang lewat di area ini tentu belum banyak paham dimana area rawan kecelakaan lalu lintas. Bisa timbulkan bahaya bila tak segera dibenahi,” pungkasnya. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda