Sekda Tapsel Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

1188

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan (Tapsel), Parulian Nasution, melantik 7 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk jabatan administrator dan pengawas, di aula kantor BKD Tapsel, Sipirok, Selasa (3/9/2019).

Pelantikan yang didasari SK. Bupati Tapsel No. 188.45/544/KPTS/Tahun 2019 tertanggal 3 September 2019 ini turut dihadiri Kadis Ketahanan Pangan Efrida Yanti Pakpahan, Sekretaris PMD Maratinggi, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, dan Sekretaris BKD Ilham.

Mereka yang dilantik sebagai pejabat administrator adalah Syarif Hidayatullah (Pj Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan-Dinas Ketapang), Lanmora Deli Dhanna (Kabid Pengelolaan Informasi Adminduk-Disduk Capil), dan Sucipto (Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat Desa-Dinas PMD).

Sedangkan pejabat pengawas, Norman Halim Siregar (Pj. Kasi Promosi dan Penanaman Modal-Dinas PM dan PPTSP, Nuryaqinah (Kasi Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda-Dinas Pariwisata), Nursiti Hasibuan (Seklur Wek I Batangtoru, dan Nurkhotimah Harahap (Pj. Kasi Pemerintahan-Kantor Lurah Baringin).

Dikesempatan itu, Sekda Tapsel Parulian Nasution diawal sambutannya mengucapkan selamat dan sukses bagi ketujuh PNS yang dilantik, seraya meminta mereka untuk mensyukuri terkait jabatan baru yang telah dipercayakan.

“Syukuri atas kesempatan karena telah diberi amanah. Sesungguhnya, begitu banyak orang mengharapkan sebuah jabatan, tetapi sedikit pula orang yang mempunyai kesempatan. Maka dari itu, tunjukkan keikhlasan, ketulusan, dan kerelaan dalam bekerja,” pinta sekda.

Menurutnya, PNS yang sukses ialah PNS yang senantiasa berusaha terus menjadi yang terbaik. Untuk menjadi PNS yang terbaik tentu sekali dituntut memiliki kemampuan dan menguasai, bagaimana mengolah pikiran, jiwa dan kerja.

“Karenanya, olah pikir itu penting. Bagaimana kita memaksimalkan energi berpikir dalam bekerja. Kita harus mampu memikirkan sesuatu yang belum terpikirkan oleh orang lain,” tutur sekda selaku mewakili Bupati Tapsel.

Ditambahkannya, olah jiwa juga harus dibentuk agar bisa menjadi aparatur pemerintah yang selalu berjuang dan berjiwa besar. Sama pentingnya dengan olah kerja yang berkenaan pada aspek kemampuan memahamai tupoksi guna melaksanakan program. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda