Resmi Dilantik, Pengurus DPC Mapan RI Tapsel Siap Wujudkan P4GN

634

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Resmi dilantik, DPC Masyarakat Penggiat Anti Narkoba (Mapan) RI Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan siap bekerja dan berkarya nyata, mensosialisasikan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Penegasan ini sebagai jawaban terkait keinginan Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) selaku pembina, disampaikan dalam rangkaian acara pelantikan DPC Mapan RI Tapsel periode 2019-2024, Ahad (8/9/2019), bertempat di Gedung Serbaguna Harapan Bunda, Sihoring-horing, Kota Padangsidimpuan.

Mereka yang dilantik langsung oleh Ketua DPP Mapan Republik Indonesia (RI) Dedi Iskandar Batubara, yaitu Adi Melperi sebagai ketua, Raja MP Harahap sebagai sekretaris, Ucok Mulia Sontang sebagai bendahara, serta nomenklatur DPC Mapan RI Tapsel lainnya.

“Eksistensi Mapan RI Tapsel harus dapat mendatangkan kemaslahatan maupun kebaikan bagi masyarakat Tapsel,” pinta Bupati Tapsel yang diwakili Wakil Bupati H. Aswin Efendi Siregar menyampaikan harapannya kepada segenap pengurus yang baru saja dilantik.

Aswin pun menyampaikan, keberadaan Mapan RI khususnya di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan salah satu fungsinya adalah diharapkan mampu memberikan informasi terhadap masyarakat luas melalui pendekatan edukatif berkenaan bahaya narkoba.

“Sampaikan kepada masyarakat kita, terutama bagi generasi muda, bahwa menyalahgunakan narkoba tidak cuma sekedar merusak masa depan, bahkan bisa memporak-porandakan peradaban sebuah bangsa dan negara. Sekalipun itu negara besar ataupun kuat,” ujarnya.

Senada dengan Wabup Tapsel, Ketua DPP Mapan RI Dedi Iskandar Batubara meminta seluruh pengurus Mapan RI Tapsel agar turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Apalagi, kekinian situasinya sudah dalam tahap kondisi merisaukan. Peredaran narkoba semakin merajalela dimana-mana.

“Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini sudah dalam tahap sangat mengkhawatirkan. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda seperti ini dipastikan dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa dikemudian hari,” sesal dia.

Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, tapi ironisnya semakin hari justru semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Buntutnya, mereka tidak lagi dapat berpikir jernih dan akibatnya generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas dikhawatirkan hanya akan tinggal kenangan.

“Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan, terciduknya salah satu oknum anggota dewan berumur 23 tahun membawa alat sabu (bong) dibandara, patut menjadi peringatan bagi kita semua. Narkoba sudah menyerang semua sendi-sendi kehidupan dan kalangan profesi,” kata Dedi seraya tekankan sosialisasi P4GN.

Mapan RI Tapsel harus menjadi pintu mencerdaskan bangsa anti narkoba. Mendukung upaya preventif, progresif, dan mewujudkan P4GN, sekaligus kooperatif berdiskusi dengan lapisan masyarakat dan lembaga terkait. Ini semua, kata Dedi, demi mewujudkan masyarakat bersih dari narkoba.

Pelantikan ini sekaligus penandatangan MoU antara Mapan RI Tapsel dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapsel, dengan disaksikan Wakil Walikota Sidimpuan, mewakili Kapoldasu, Forkopimda Tapsel, DPD Mapan RI Sumut, Sekda Tapsel, serta tamu undangan lainnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda