Polres Tapsel Bekuk Pelaku Pencurian Kamera Trap di Batang Toru

797
Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib beserta jajaran saat menggelar konferensi pers di Sopo Martahi Mapolres setempat, Kamis (9/1/2020).

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Kepolisian Resort Tapanuli Selatan (Tapsel) meringkus komplotan pelaku pencurian 13 kamera trap untuk memantau harimau di Dusun Sipincur, Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel.

“Ada dua (2) orang tersangka yang kita amankan, lainnya masih dalam pengejaran dan sudah kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” kata Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib dalam keterangan pers, di Sopo Martahi Mapolres, Kamis (9/1/2020) sore.

Hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Kompol Jumanto, Kasat Reskrim AKP Ginanjar Fitriadi, Kapolsek Batang Toru AKP DM. Zein Harahap, Kasubbag Humas IPTU Alpian Sitepu, Kanit Reskrim IPDA Mulyadi, ditambah 2 tersangka pencurian kamera trap tersebut.

Kedua tersangka masing-masing berinisial AL alias Dangdut (27), penduduk Desa Sianggunan Kecamatan Batang Toru, dan FS (38) warga Desa Hapesong Baru Kecamatan Batang Toru. Dalam hal ini, AL berperan sebagai eksekutor (pencuri kamera) bersama rekannya Fir (DPO).

“Sedangkan FS, berperan sebagai penyuruh AL dan Fir untuk mencuri kamera dimaksud. Dan, tersangka FS menjanjikan upah sebesar Rp500 ribu kepada kedua suruhan itu,” terang Kapolres sembari berujar, pelaku ditangkap berdasarkan aduan Kepala Resort Cagar Alam Dolok Sipirok.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, AL dan Fir lalu pulang dengan membawa semua kamera yang dimasukkan ke dalam karung goni. Yang kemudian menghubungi FS via telepon seluler dan datang mengendarai sepeda motor NMAX.

“Tersangka AL pun menyerahkan kamera curian ke FS, yang kemudian oleh FS dimasukkan ke dalam bagasi sepeda motor nopol BB 3140 MX yang ditungganginya, seraya memberi imbalan Rp500 ribu, sesuai perjanjian mereka,” ujar Irwa.

Sekedar diketahui, sebanyak 13 kamera trap itu dipasang pihak BKSDA di lahan perkebunan warga setempat untuk mendeteksi keberadaan harimau yang diduga telah memangsa hewan ternak di kawasan Batang Toru, Tapsel.

Namun, saat akan diperiksa pada 4 Desember 2019, petugas BKSDA tidak lagi menemukan keberadaan kamera yang sebelumnya terikat di pepohonan kebun warga. Kasus inipun bergulir hingga akhirnya 2 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan terus dilakukan pengembangan. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda