Polres OKI Gencarkan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Warga Manfaatkan Pekarangan Bergizi

18

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui peran Bhabinkamtibmas sebagai polisi penggerak, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres OKI aktif melakukan pengecekan dan pendampingan program I pekarangan pangan bergizi di desa-desa binaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak pada Selasa (27/10/2026) di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kayuagung dan Teluk Gelam.

Kegiatan pertama dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kayuagung, Aipda M. Soleh. Mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, Aipda M. Soleh turun langsung ke Desa Anyar, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI.

Di desa tersebut, ia mendampingi salah seorang warga pemilik lahan, yakni Torik. Lahan pekarangan berukuran 5 x 6 meter itu dimanfaatkan untuk menanam sayur bayam.

Menurut Aipda M. Soleh, program ini bukan sekadar kegiatan menanam, melainkan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang belum produktif di sekitar rumah sebagai sumber pangan keluarga yang sehat dan bergizi. Tanaman bayam dipilih karena memiliki masa panen relatif singkat dan kandungan gizi yang baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sebagai Bhabinkamtibmas bertugas menjadi penggerak di tengah masyarakat. Kami ingin warga menyadari bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan rumah sendiri,” ujarnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Teluk Gelam. Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Gelam, Aipda Saidi, melaksanakan pendampingan pada hari yang sama, Selasa (27/10/2026) mulai pukul 08.30 WIB, di lahan milik Andi yang berada di Desa Mulyaguna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten OKI.

“Jika di Desa Anyar memanfaatkan lahan yang relatif kecil, di Desa Mulyaguna lahannya tergolong lebih luas. Lahan seluas 10 x 15 meter dimanfaatkan untuk budi daya buah melon,” ujar Kasi Humas Polres OKI, IPTU Hendi Yusrian, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, pendampingan tersebut meliputi pengecekan kondisi tanaman, pemberian motivasi kepada warga, serta memastikan program pekarangan pangan bergizi berjalan sesuai dengan arahan pimpinan Polri.

“Langkah proaktif Polres OKI ini mendapat apresiasi dari warga. Program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat ini dinilai sangat membantu di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan,” tandasnya.

Melalui program polisi penggerak ketahanan pangan ini, lanjutnya, diharapkan setiap desa di Kabupaten OKI mampu mewujudkan kemandirian pangan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah, tetapi juga mampu menghasilkan pangan bergizi dari lingkungan sendiri. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda