Polda Sumsel Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara

28

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan perkembangan terbaru terkait penanganan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 05.10 WIB untuk menjalani proses identifikasi.

Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri. Tim mulai bekerja sejak pukul 07.30 WIB di Posko DVI Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identitas para korban, yang sebagian besar mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat setelah tabrakan terjadi.

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Insiden melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan truk tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.

Peristiwa diduga bermula saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di jalan. Namun, kendaraan kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk tangki yang datang dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan tersebut, total korban tercatat sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 korban meninggal dunia, tiga korban luka berat, dan satu korban luka ringan.

Korban Meninggal Dunia

  1. Aryanto (49), sopir truk tangki PT Seleraya, warga Lubuklinggau.
  2. Martono (48), penumpang truk tangki PT Seleraya, warga Musi Rawas Utara.
  3. Alif (44), sopir Bus ALS, warga Jawa Tengah.
  4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.
  5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.
  6. Relodo, penumpang Bus ALS.
  7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.
  8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.
  9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.
  10. Bela, penumpang Bus ALS, anak Aldi Sulistiawan dan Rani.
  11. Enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi Tim DVI Polri.

Korban Selamat

  1. Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
  2. Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
  3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
  4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau, mengalami luka ringan.

Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya bangkai kedua kendaraan yang terbakar, tabung gas, mesin sepeda motor, serta barang pribadi milik penumpang.

Proses evakuasi dan pengawalan jenazah dilakukan personel Polres Lubuk Linggau dengan mengerahkan 16 ambulans di bawah pengamanan ketat kepolisian.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, pihak kepolisian berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung.

Dia juga membuka Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 guna memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait anggota keluarga mereka.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional dan transparan,” ujar Nandang. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda