Peserta Super Grasstrack Becak Cross 2019 Jajal Sirkuit Exalga

684

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu melepas langsung ratusan peserta Super Grasstrack Becak Cross 2019, yang beradu kecepatan di Sirkuit Exalga, Parsariran, Kecamatan Batang Toru, Sabtu (19/10/2019) sore.

Turut menghadiri acara Sekda Parulian Nasution, anggota DPRD Tapsel Dolly Putra P. Pasaribu, Wakapolres Kompol Jumanto, Asisten Ekbang, pimpinan OPD Tapsel, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Camat Batang Toru, forkopimcam, serta undangan lainnya.

Menurut bupati, even ini diharapkan dapat memunculkan bibit potensial, pembalap yang profesional untuk meningkatkan prestasi dalam kancah olahraga ekstrem. Sehingga, nantinya dapat dikembangkan menuju kejuaraan nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini juga, Syahrul, mengajak seluruh generasi muda untuk bersama-sama menjauhi hal-hal yang bersifat negatif. Seperti halnya balapan liar maupun ugal-ugalan di jalan raya, yang berpotensi besar membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.

“Melalui balapan ini, kepada seluruh crosser agar selalu menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan dalam bertanding. Pun demikian penonton, untuk tetap menjaga solidaritas dan tidak ada kekisruhan demi terciptanya suasana yang kondusif,” pesan dia.

Sebelumnya, Ketua KNPI Tapsel Hajrul Aswat Siregar dalam laporan tertulisnya menyampaikan, even yang digelar selama dua hari yakni mulai 19 hingga 20 Oktober 2019 ini, dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda dan HUT Kabupaten Tapsel ke-69.

“Peserta Super Grasstrack Becak Cross 2019 ini melibatkan pembalap dari berbagai daerah. Seperti dari daerah Padangsidimpuan, Paluta, Palas, Madina, Tapteng, Sibolga, Labura dan Asahan. Termasuk pula pembalap kita dari Kabupaten Tapsel,” jelas Hajrul.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut didukung oleh semua pihak. Sehingga, even ini dapat berjalan dengan baik. Digelarnya perlombaan ini, kata Hajrul, untuk memfasilitasi para penggemar olahraga ekstrem yang umumnya dari kalangan remaja serta anak muda.

“Mohon dukungan dari semua elemen. Karena, esensi kegiatan ini bertujuan positif, menjauhkan para kawula muda terhadap penyalahgunaan berlalu lintas di jalan raya. Disini, mereka bisa leluasa menerapkan skill berkendara, dengan sarana dan prasarana yang memenuhi standarisasi,” imbuhnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda