Peringati HANI 2019, Bupati Tapsel Gelar Dialog P4GN

228

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul Martua Pasaribu menghadiri dialog pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Dialog dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019, dengan tema ‘Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas’, bertempat di aula Sarasi II, kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (26/6/2019).

Membacakan sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu menyebut, Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia, dengan wilayah terbentang dari Sabang sampai dengan Merauke yang tidak mudah sebagai negara besar dan maju.

Salah satu tantangan yang dihadapi, menurut Syahrul, adalah permasalahan kejahatan narkotika. Dan, Indonesia di tengah-tengah perang melawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Mewujudkan SDM yang unggul dan tangguh harus dilaksanakan sedini mungkin, yaitu dengan melindungi dan menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata dia.

Karenanya, generasi muda sebagai penggerak pembangunan dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera harus dilibatkan sebagai penggiat dalam mengkampanyekan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di masyarakat.

“Selamat memperingati hari anti narkotika internasional. Mari berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga, menjadikan negara kita bersih khususnya masyarakat Tapsel dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Syahrul.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapsel AKBP. Siti Aminah Siregar mengatakan, hari yang diperingati setiap tanggal 26 Juni adalah wujud keprihatinan seluruh dunia. Sebagai upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Untuk itu dibutuhkan gerakan yang masif serta kepedulian dari segala unsur masyarakat, sehingga tidak merusak generasi bangsa dalam menuju Indonesia emas,” ujar polisi berpangkat ajun komisaris besar polisi itu.

Apalagi, kata dia, saat ini Indonesia tengah memajukan dalam meningkatkan prestasi pembangunan kompetensi bangsa. Oleh karenanya, diperlukan sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda yang sehat, cerdas dan berintelektual.

“Generasi milenial harus bisa menggelorakan semangat membara untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa dalam membangun solidaritas sebagai upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan peredaran gelap narkoba yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” tegasnya.

Acara berlanjut dengan dialog P4GN dengan narasumber Ketua TPP. PKK Tapsel Ny. Hj. Syaufia Lina Syahrul M. Pasaribu, orang tua dari korban penyalahgunaan narkoba Ibu Tatik, Influencer Eel Ritonga, praktisi hukum Tris Widodo, SH, MH, Kepala BNNK Tapsel AKBP. Dra. Siti Aminah Siregar, dan mantan pecandu narkoba Asrul Hidayat.

Turut hadir Dandim 0212/TS, Kapolres Tapsel, Kapolres Padangsidimpuan, Danyon 123/RW, Danyon C Brimob, Dandenpom Sibolga, Dansubdenpom Padangsidimpuan, Persit, Bhayangkari, unsur Kejari, Karutan Kalapas, Kabandara Aek Godang dan Pinangsori, Sekda Tapsel, para pimpinan OPD dan camat se-Pemkab Tapsel, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda