Peredaran Narkotika di Provinsi Lampung Cukup Memprihatinkan

151

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – BNNP Lampung selenggarakan puncak Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) ke-31 tahun 2019 di ruang Abung, Balai Keratun, kantor Gubernur Provinsi Lampung, Rabu (26/6/2019).

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol. Tagam Sinaga SH saat menyampaikan sambutan Kepala BNN RI mengatakan, untuk memberantas peredaran narkotika kita butuh kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat.

“BNN mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan aparat negara yang telah membantu kami dalam pencegahan narkotika yang ada di Indonesia. Marilah kita wujudkan negara yang bersih dan bebas dari narkoba,” terangnya.

Sementara Gubernur Lampung Arinal Junaidi kepada awak media mengatakan, bahwa posisi Lampung saat ini cukup memprihatinkan terkait peredaran dan penggunaan narkotika. Karena Lampung masuk urutan 3 terbesar se-Sumatera dan nomor 8 se-Indonesia. Untuk itulah Arinal mengajak semua pihak mengawasi, juga termasuk media.

“Dalam hal ini saya sangat prihatin, padahal jumlah penduduk kita paling banyak kedua setelah Sumatera Utara di Pulau Sumatera. Artinya sudah sebagian besar penduduk kita melakukan hal yang keliru,” jelasnya lagi.

“Untuk kedepannya, mari bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan, termasuk media agar dapat memberitakan dimana orangnya, siapa bandarnya, kemudian bagaimana ceritanya langsung lapor ke BNN dan saya,” pungkas dia.

Peringatan HANI 2019 yang bertemakan ‘Mileneal Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas’ tersebut ikut dihadiri pula Kapolda Lampung, Walikota Bandar Lampung Herman HN, Danrem 043/Garam, Danlanud, Danlanal, Pasintel Brigif-4 Mar/BS, rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta, juga instansi terkait. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda