Pemudik Dibuat Resah Akibat Aksi Pemalak di Kecamatan Tanjung Agung

606

MUARA ENIM, BERITAANDA – Aksi para pemalak yang diduga berusia belasan tahun di Desa Padu Raksa Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, membuat pemudik resah. Dengan berbekal kayu balok menyetopkan kendaraan yang melintas di wilayah Desa Paduraksa pada malam hari sekitar lewat tengah malam.

Para pemalak tersebut beraksi dengan sasaran para pemudik yang kebanyakan menggunakan plat luar daerah.

Menurut Yelly, warga Muara Enim yang nyaris menjadi korban pemalakan di dalam akun facebooknya mengatakan, bahwa dirinya sekeluarga pada malam tersebut sekitar pukul 02.00 Wib, nyaris menjadi korban pemalakan.

Ia selamat karena ia mengaku warga Tanjung. Sedangkan sedikitnya tiga pemudik yang berada di depannya menjadi korban pemalakan.

“Pas giliran mobil kami diberhentikan, kami kasih uang Rp5 ribu, setelah itu minta rokok lagi. Kebetulan suami saya tidak merokok. Lalu kami bilang, kami ini orang Tanjung sinilah, akhirnya kami lolos,” ujar Yelly, Ahad (2/6/2019).

Untuk itu, kata Yelly, pihaknya minta kepada pihak terkait untuk segera menindaklanjutinya. Sebab, kasihan para pemudik yang ingin perjalanannya nyaman malah dipalaki. Bahkan para pemudik yang dipalaki bukan tidak memberi, tetapi sudah diberi malah ingin minta lebih. Akibat kelakuan oknum warga tersebut, telah membuat malu daerah tersebut.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muara Enim melalui Kabagops Kompol Irwan mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan patroli jarak jauh (PJJ) di jalur arus mudik dengan sasaran anti premanisme, anti radikal, 3C (curas, curat, curanmor) dan rawan laka dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 2019.

Adapun sasaran dan kegiatan yang dilakukan, kata Irwan, yakni tim patroli sambang ke pos pengamanan lebaran 2019 di simpang Enim 2, SPBU Batu Gerigis Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul, kontrol di jalan longsor Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul rawan kecelakaan, SPBU Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Agung, Desa Lebak Budi, Desa Pandan Enim, kontrol situasi arus mudik Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung yang rawan aksi premanisme.

Kemudian memberikan himbauan kepada pemudik yang sedang beristirahat di halaman masjid untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan ke Polsek terdekat bila mengalami gangguan kamtibmas dengan call center kepolisian 110.

“Terimakasih atas informasinya, dan ini menjadi masukan. Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pengamanan, supaya pemudik aman dan nyaman. Mudah-mudahan para pelakunya cepat ditangkap,” pungkasnya. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda