Pemkab Nias Adakan Workshop Fasilitas Peningkatan Kinerja PDAM Tirta Umbu

230

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Nias melaksanakan workshop fasilitas peningkatan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Umbu, bertempat di ruang ovall lantai tiga kantor bupati setempat, Kamis (29/8/2019).

Direktur PDAM Tirta Umbu Junius Ndraha SE MM menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan ini serta maksud dan tujuan yaitu surat Ketua BPPSPAM Kementerian PUPR RI Nomor : HM.05.01-6a/2017 tanggal 2 Agustus 2019 perihal surat permohonan fasilitasi pelaksanaan kegiatan workshop fasilitasi peningkatan kinerja PDAM. Dan surat undangan Bupati Nias Nomor: 690/1665/Adm Ek tanggal 16 Agustus 2019 perihal undangan pelaksanaan workshop.

“Sementara maksud kegiatan ini adalah mendorong penyehatan PDAM melalui implementasi program bantuan manajemen. Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan fasilitasi pelaksanaan bantuan managemen PDAM, baik dalam aspek keuangan, aspek pelayanan, aspek operasional dan aspek SDM,” kata dia menjelaskan.

Junius Ndraha juga memberitahu jika PDAM yang mendapat bantuan manajemen (banmen) dari BPPSPAM di seluruh Indonesia tahun 2019.

“Di wilayah Provinsi Sumatera Utara hanya 3 PDAM dari 18 PDAM yang ada, dan salah satunya yaitu PDAM Tirta Umbu Kabupaten Nias,” tegas dia.

“Selanjutnya, pendampingan dilakukan selama 7 bulan dengan menempatkan 2 tenaga ahli yang tinggal di daerah dan berkantor di PDAM. Ditambah 2 tenaga ahli pusat (selaku koordinator). Pendampingan dilakukan untuk fasilitasi peningkatan kinerja terhadap 4 aspek dan 18 indikator kinerja. Sumber biaya pada kegiatan workshop ini bersumber dari BPPSPAM Kementerian PUPR/PT.Indomasi Mulia,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya menyampaikan, PDAM Tirta Umbu merupakan salah satu badan usaha milik daerah yang telah dibentuk melalui Perda Tingkat II Kabupaten Nias Nomor 17 Tahun 1984 tentang pembentukan PDAM, sebagai perusahaan milik pemerintah daerah yang melakukan layanan publik dan berorientasi juga pada kepentingan profit.

Lanjut dia, dalam kurun waktu 35 tahun sejak PDAM Tirta Umbu Kabupaten Nias dibentuk, masih belum mampu memberikan kontribusi berupa laba perusahaan kepada pemerintah daerah.

“Untuk mewujudkan hal dimaksud, kami mengharapkan kepada managemen PDAM untuk dapat melakukan berbagai langkah-langkah pembenahan, baik dalam internal perusahaan dengan melakukan efesiensi, penghematan di berbagai bidang, meningkatkan kualitas SDM yang profesional dan kompeten serta budaya kerja yang inovatif maupun kerja sama dengan SKPD terkait,” harap Sokhiatulo.

Diberitahu Sokhiatulo, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada PDAM Tirta Umbu Kabupaten Nias, ada beberapa aspek yang perlu dilakukan pembenahan, diantaranya aspek keuangan, aspek operasional, aspek pelayanan, aspek administrasi dan aspek SDM.

Diakhir kata, Sokhiatulo menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Nias sebagai pemilik PDAM Tirta Umbu tetap membuka diri dan mengharapkan kerjasama, saran, dan masukan dari BPPSPAM. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda