Pelayan Gereja Ini Tertular Covid-19 Karena Transmisi Lokal di Kota Gunungsitoli

1278

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Satu (1) warga Kota Gunungsitoli positif Covid-19 berinisial SZ kemungkinan besar tertular dari transmisi local, karena tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah.

“Dari penelusuran yang kita lakukan, SZ kemungkinan besar tertular dari transmisi lokal di Kota Gunungsitoli, karena yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan keluar daerah, sehingga kita saat ini lagi berusaha keras menelusuri orang-orang yang pernah kontak atau berinteraksi dengan SZ demi memutus penyebaran virus ini,” terang Kepala Dinas kesehatan Kota Gunungsitoli, Wilser Napitupulu, saat konferensi pers yang dilaksanakan di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kota Gunungsitoli, Sabtu (22/8/2020).

Jelas dia, SZ yang berprofesi sebagai pelayan gereja ini terdeteksi terpapar Covid-19 pada tanggal 18 Agustus 2020, ketika sedang berobat di salah satu rumah sakit di Kota Gunungsitoli.

“Ketika dilakukan rapid test oleh pihak rumah sakit kepada SZ hasilnya reaktif. Kemudian besoknya (19 Agustus), kita lakukan rapid test ulang dan hasilnya tetap reaktif, sehingga kita rujuk untuk melakukan swab Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Kota Gunungsitoli dan hasilnya SZ positif Covid-19,” papar dia.

Pada kesempatan itu, Wilser mengimbau kepada pihak keluarga atau warga yang sempat kontak dengan SZ agar mengikuti rapid test yang dilaksanakan di Puskesmas Hilinaa Kota Gunungsitoli.

“Kita mengimbau kepada seluruh jemaat Gereja Bethany Pasar Yaahowu dan orang-orang yang pernah kontak dengan SZ untuk suka rela mengikuti rapid test secara gratis yang kita laksanakan di Puskemas Hilinaa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Gunungsitoli,” pungkas dia. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda