Ogah ke Sel Sendiri, Pengedar Sabu Seret Kades Sidadi II Tapsel

2517
Oknum Kepala Desa Sidadi II, Tapsel, S alias katua (depan), terduga pengedar sabu HT alias Jagur (belakang).

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Seolah tidak sudi masuk ke sel tahanan sendiri, seorang pria berinisial HT alis Jagur (39) akhirnya buka mulut dihadapan polisi yang memeriksanya. Alhasil, oknum kepala desa diseret.

Adalah S alias Katua (51), yang merupakan Kepala Desa Sidadi II, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan. Nama oknum kepala desa ini disebut HT, sebagai dalang kepemilikan narkoba yang didapati polisi bersamanya.

HT yang ditangkap aparat Polres Tapanuli Selatan pada Kamis (11/3) pagi lantaran terbukti menguasai sejumlah narkoba jenis sabu, menyatakan bahwa biaya pembelian alias pemodal barang haram di tangannya adalah katua.

“Saat diinterogasi, HT yang diduga pengedar narkoba ini memberitahukan, bahwa oknum kepala desa itu adalah pemodalnya,” ungkap Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smardhana Elhaj membenarkan penangkapan.

Kapolres melalui Kasat Resnarkoba AKP Eddy Sudrajat dalam keterangan tertulis diterima BERITAANDA, Ahad (14/3), merinci proses penangkapan terhadap keduanya. Bermula pihaknya melakukan penyelidikan terhadap HT.

“Seusai diinformasikan masyarakat, tim kita mendatangi rumah pelaku HT di Desa Janji Manaon, Batang Angkola, Tapanuli Selatan, sekira pukul 05.45 WIB. Pada saat di lokasi, ikut bersama tim, kepala desa setempat,” rinci Kasat.

Sesampainya, tim mendapati HT ketika itu tengah tidur di dalam kamar rumah. Tak ada benda mencurigakan saat dilakukan penggeledahan tubuh, namun petugas melihat keberadaan tas sandang yang diakui HT adalah miliknya.

Di dalam tas tersebut didapati 3 bungkus plastik sedang diduga berisi sabu, dompet berisikan 3 bungkus plastik besar berisikan sabu, uang tunai Rp 500 ribu, buku tulis catatan terkait utang maupun setoran dari para bandar sabu, dan 1 set pipa sedotan besar untuk sendok sabu.

Berbekal pengakuan HT, polisi bergegas memburu katua, si oknum kepala desa. Hingga kemudian berpapasan di jalan lintas Batang Angkola-Mandailing Natal. Yakin akan mobil yang dikendarai katua, petugas pun berbalik arah.

“Mobil minibus itu lantas kita pepet dan berhentikan. Dan tim mendapati katua di belakang kemudi. Dari sana, kita memboyong oknum kepala desa yang masih aktif itu ke Mapolres guna pemeriksaan lanjutan,” tutup AKP Eddy. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda