Nunggak Bayar Pajak, Siap-siap Ditempelkan Stiker

250

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan tindakan stikerisasi dengan menempelkan stiker bertuliskan ‘Wajib Pajak Ini Belum Membayar Pajak Daerah’ bagi penunggak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Demikian keterangan tertulis dari Kepala Bapenda Sergai M. Zuhry Lubis, SE MAP yang disampaikan kepada Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H. Akmal AP, M Si, di ruang kerjanya, komplek kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (18/11/2019).

“Kegiatan stikerisasi ini merupakan shock therapy sebagai tindak lanjut dari upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak daerah. Tujuannya agar masyarakat sadar dan tahu kewajibannya dalam membayar pajak daerah ke pemerintah,” ungkap Akmal.

Lebih lanjut disampaikan Akmal, bahwa tindakan stikerisasi ini adalah tindakan yang diambil kepada penunggak pajak yang paling ringan (law enforcement) yang dilakukakan oleh pemkab, setelah sebelumnya para penunggak pajak mendapat pemberitahuan secara resmi.

Kebanyakan objek yang mendapat sanksi stikerisasi merupakan badan usaha yang telah menunggak pajak dengan jumlah tunggakan di atas Rp5 juta. Dan stikerisasi ini akan berlangsung dari 18 sampai dengan 29 November 2019 dengan melibatkan personel dari Satpol PP.

Sedangkan kebijakan ini sendiri, tambah Akmal lagi, merupakan upaya tindakan persuasif dalam penagihan pajak daerah di Kabupaten Sergai.

“Kedepannya, Bapenda akan meningkatkan keseriusannya mengamankan PAD dari sektor pajak dengan menggandeng pihak penegak hukum untuk membantu dalam penagihan tunggakan pajak daerah, karena seperti diketahui pajak merupakan salah satu penyokong terpenting pembangunan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” katanya.

“Semoga dengan tindakan ringan ini ada kesadaran wajib pajak untuk membayarkan tunggakan pajaknya, sehingga target dari penerimaan pajak daerah bisa tercapai, bahkan terlampaui karena uang pajak sepenuhnya dipakai untuk membangun Sergai,” pungkas Akmal. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda