Meriahnya Karnaval Budaya HUT ke-18 Pemkot Padangsidimpuan

698

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Ribuan warga Kota Padangsidimpuan tumpah ruah di jalan-jalan utama kota untuk menyaksikan iring-iringan pawai karnaval, dalam rangka memeriahkan hari jadi Pemkot Padangsidimpuan ke-18, Kamis (17/10/2019).

Iring-iringan karnaval tampak terlihat gegap gempita dengan balutan pakaian penuh warna-warni, sesuai tema yang diperankan masing-masing peserta. Yang paling menyita perhatian adalah karnaval budaya, berpakaian adat khas daerah dari seantero nusantara.

Masyarakat semakin dibuat terkesima hingga merasa bangga, melihat liukan tubuh para peserta karnaval budaya, yang pemerannya merupakan anak didik sekolah dasar (SD). Generasi pemula itu mempertontonkan mini Indonesia.

Dengan wajah polosnya, pakaian adat yang dikenakan begitu kontras dengan hadirnya mini Indonesia seperti dari Tapanuli Selatan, Bengkulu, Aceh, Nias, Padang, serta pakaian adat dari daerah lainnya, tak ketinggalan juga tentunya ciri khas Kota Padangsidimpuan.

Disela-sela iring-iringan karnaval, ada pula pertunjukkan grup drum band yang dimainkan oleh pelajar SD/MIN, SMP/MTs, SMA, serta grup marching band lainnya. Alunan suara-suara itupun kian menghipnotis ribuan warga yang hadir.

“Melihat kemeriahan hari jadi kota ini, bangga rasanya menjadi bagian tidak terpisahkan dari Sidimpuan,” ujar Elvi, asal Kecamatan Sidimpuan Tenggara yang mengaku lahir dan tumbuh besar di Kota Bumi Dalihan Natolu ini.

Dia pun berharap, even semacam ini bisa menggugah hati warga Sidimpuan, bahwa maju dan mundurnya kota ini tak hanya terletak pada kebijakan kepala daerahnya. Tetapi, warganya juga punya andil besar untuk turut mensukseskan program-program yang dicanangkan.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menyebut, kegiatan seperti ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun di Padangsidimpuan. Penampilan beragam adat dan budaya nusantara, untuk mengingatkan seluruh warga akan kebhinekaan Indonesia.

“Melalui karnaval ini kita tampilkan Indonesia dalam bentuk mini, sebagai wujud betapa negeri kita kaya akan ragam budaya, etnis, adat istiadat, dan agama. Mari, kita jadikan kegiatan ini momentum agar selalu sadar menjaga kebhinekaan,” tandas Irsan. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda