Lomba Bidar Mini Cara Warga OKI Rayakan HUT RI dan Jaga Tradisi

250

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Ada beragam cara bagi warga Indonesia untuk beramai-ramai merayakan HUT RI, salah satu yang unik dan seru ada di Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Warga berkumpul di Sungai Komering untuk meramaikan lomba perahu bidar.

Di daerah ini, adu cepat mendayung bidar biasanya dilombakan pada perayaan HUT RI sekaligus untuk melestarikan budaya lokal.

Kompetisi bidar mini di Sungai Komering tahun ini diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga OKI berkolaborasi dengan Karang Taruna OKI, selain merawat tradisi, kegiatan ini juga memberi berkah bagi UMKM lokal.

Ketua pelaksana kegiatan bidar mini, Moh. Macan SIP mengatakan, kompetisi bidar ini memiliki arti filosofis bagi masyarakat di OKI.

“Dulu, para nenek moyang beraktivitas di atas Sungai Komering menggunakan perahu. Maka dari itu, lewat kompetisi ini kita menjaga tradisi para pendahulu,” ujar dia.

Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna OKI, M. Alki Ardhiansyah menambahkan, antusiasme masyarakat begitu tinggi terhadap kompetisi bidar tersebut.

“Kami senang dengan antusias masyarakat, ini juga jadi obat setelah 2 tahun ditiadakan karena terhalang pandemi. Dengan ini, masyarakat bisa merayakan semarak kemerdekaan dengan suka cita,” kata Alki.

Alki berpesan agar seluruh masyarakat, baik peserta, panitia dan penonton untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Tetap jaga kebersihan agar lingkungan tetap indah dan sejuk,” imbunya.

Sementara Wakil Bupati OKI, H.M. Dja’far Shodiq menyampaikan, kompetisi bidar yang merupakan tradisi leluhur yang mengajarkan persatuan, kerjasama, semangat juang serta menjunjung tinggi sporitivitas.

“Setiap tim pasti berusaha untuk menjadi terbaik dari setiap kompetisi. Lebih dari pada itu, persaudaraan yang makin erat dan masyarakat yang makin kompak adalah esensi utama yang kita semua harapkan,” kata Wabup Shodiq, Jumat (19/8).

Shodiq menyampaikan selamat kepada pemenang dan berterimakasih kepada seluruh peserta yang telah menjaga kedamaian selama kompetisi.

“Selamat untuk kita semua. Semoga kekompakkan dan kedamaian yang tercipta dari kompetisi ini dapat terjaga selamanya. Masyarakat OKI bisa pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKI, M. Refly S.Sos MM menyampaikan, bidar merupakan salah satu dari cabang olahraga tradisional yang dapat diikuti secara berjenjang dari tingkat tingkat kabupaten sampai dengan nasional.

“Kompetisi ini selain untuk mencari potensi terbaik di OKI yang terutama dapat menjadi ajang silaturahmi, masyarakat bisa bersatu dan memperkuat persaudaraan,” kata Refly.

Refly menambahkan, selain masyarakat tumpah rumah menyaksikan kompetisi bidar mini, sektor UMKM juga mendapatkan berkah.

Keluar sebagai juara pertama pada lomba adu cepat perahu bidar tahun ini yaitu tim Kecamatan Pedamaran, sebagai runner-up Kecamatan Kota Kayuagung, sementara juara ketiga dan keempat diraih oleh tim bidar mini Kelurahan Kayuagung Asli dan Sidakersa. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda