Lagi, Kapolsek Bersama Bhabinkamtibmas Sosialisasi Anti Narkoba ke SMAN 1 Jejawi

390

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Upaya persuasif terus dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Jejawi dalam mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kali ini, Kapolsek Jejawi IPTU I Made Oka S, SH bersama Bhabinkamtibmas Brigadir David Mukono sosialisasi anti narkoba ke SMA Negeri 1 Jejawi, Kamis (21/2/2019) sekira pukul 11.00 Wib.

“Materi disampaikan ceramah interaktif perihal bahaya narkoba, memberikan motifasi kepada siswa untuk pola hidup sehat bebas dari narkoba, dan menjadi duta anti narkoba di tempat tinggal masing-masing,” ungkap Kapolsek Jejawi IPTU I Made Oka S, SH.

Bukan kali ini saja, katanya, karena sebelumnya kita juga melakukan sosialisasi anti narkoba ke SMP Negeri 1 Jejawi dan SMK Negeri 1 Jejawi untuk melakukan kegiatan yang sama. Sebab, upaya persuasif ini yang menjadi sasaran kita adalah anak-anak sekolah, karang taruna dan anak usia sekolah.

“Dalam beberapa kesempatan tersebut, dengan didampingi guru wali kelas dan guru pembimbing di sekolah mereka, kita terus menghimbau agar para siswa dapat menjadi duta anti narkoba di tempat tinggal mereka masing-masing, sebagai langkah antisipasi merebaknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Jejawi,” tandasnya.

Maka dari itu, masih katanya, kegiatan sosialisasi anti narkoba ini kita laksanakan setiap satu minggu sekali. Karena dalam konteks pencegahan, pelajar sekolah masuk kategori target primer. Mereka adalah kelompok yang bersih dari anasir buruk narkoba.

“Pelajar membutuhkan informasi seimbang antara bahaya dan penanganan inklusif narkoba. Jadi posisi pelajar adalah mitra strategis penyampai informasi pencegahan bahaya narkoba di lingkungannya guna memberantas peredaran narkoba yang marak terjadi saat ini,” ujarnya

Dengan harapan, lanjutnya, melalui kegiatan ini mereka dapat memahami juga bisa mengenali sekaligus mencari solusi penanganan isu narkoba di lingkungannya. Pelajar adalah next leader bagi perjalanan bangsa Indonesia. Jadi harus memperoleh informasi yang tepat tentang bahaya narkoba.

“Maka dari itu materi disampaikan selain interaktif perihal bahaya narkoba, juga ada kegiatan ceramah agama, sehingga dapat memotivasi pelajar senantiasa menghindari narkoba dalam kegiatan sehari-hari. Bahkan diharapkan juga memberi pengaruh positif di lingkungan masing-masing, terutama keluarganya sendiri,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda