KPU Gunungsitoli Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021

25

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kota Gunungsitoli menggelar rapat koordinasi [rakor] pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tahun 2021 yang dilaksanakan di aula pertemuan kantor KPU setempat, Rabu (14/4).

Komisioner KPU Kota Gunungsitoli Bidang Hukum, Juliaman B Harefa dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa pada awal bulan April 2021yang lalu kami telah melakukan pembongkaran kotak surat suara pemilihan tahun 2020 yang disaksikan oleh Bawaslu Kota Gunungsitoli, Polres Nias dan Kodim 0213/Nias.

“Dari dalam kotak suara tersebut kita mengambil data daftar pemilih tambahan (DPTb) atau pemilih yang menggunakan KTP pada saat di TPS. Dimana DPTB ini adalah muara kita melakukan rapat koordinasi pemutakhiran data berkelanjutan dalam rangka menyongsong pemilu serentak tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kota Gunungsitoli, Endra Amri Polem dalam sambutannya mengajak kepada seluruh stakeholder, terutama partai politik dan pemerintah bisa bekerjasama dalam pemutakhiran data untuk pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

“Pemilu serentak tahun 2024 ini berbeda dari pemilu sebelumnya, dimana untuk validasi DPT akan dimulai tahun ini atau 30 bulan sebelum pemilu. Sedangkan untuk pemilu sebelumnya, DPT baru divalidasi 6 bulan sebelum pemilu. Oleh karena itu kepada partai politik dan juga stakeholder yang hadir untuk bisa bersama-sama menyukseskan pemilu tahun 2024 mendatang dengan bergandengan tangan, terutama dalam pemutakhiran data sehingga menghasilkan data yang valid, karena data yang valid adalah salah satu indikator keberhasilan pemilu yang akan kita laksanakan kedepan,” imbaunya.

Ketua KPU Kota Gunungsitoli, Firman Novrianus Gea, SE yang membuka secara resmi rakor menyampaikan, bahwa pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang.

“Selain untuk kepentingan pemilu mendatang, pemutakhiran data ini juga untuk mendukung program pemerintah, salah satunya yang telah melakukan MoU dengan Kementerian Kesehatan, dalam hal vaksinasi Covid-19,” terangnya.

Selanjutnya, Firman mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung pemutakhiran data berkelanjutan ini agar data pada pemilu 2024 bisa valid dan berkualitas, sehingga partisipasi pemilu pada pemilu serentak tahun 2024 bisa meningkat dari tahun sebelumnya.

“Mengenai data ini memang sangat rumit dan sangat banyak potensi-potensi persoalan yang kita hadapi terkait keakuratan data, maka dengan kehadiran semua stakeholder pada rapat koordinasi ini tentu kami dari KPU bisa mendapatkan sumbangan pemikiran untuk bahan masukan dalam mengelola data ini secara berkelanjutan, dan setiap tiga sekali data ini akan kita update. Pada rapat ini juga kita mengundang SKPD yang mempunyai kepentingan dengan data kependudukan, sehingga melalui rapat ini bisa mengsinkronisasikan data yang ada sama kami,” ungkap Firman.

Komisioner Divisi Program dan Data, Fajarman Zalukhu memaparkan, rencana kerja tindak lanjut (RKTL) dalam pemutakhiran data berkelanjutan yaitu melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi perangkat desa yang memiliki data invalid, mencocokkan data kependudukan yang ada di database desa, menjumpai pemilih yang termasuk dalam data invalid dan memperbaiki data invalid berdasarkan hasil verifikasi.

“KPU Kota Gunungsitoli membuat link pengaduan, membuat posko pelayanan di kantor KPU Gunungsitoli dan menempatkan kotak saran layanan pemilih di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gunungsitoli,” paparnya. [Ganda]

Bagaimana Menurut Anda