Komplotan Pembobol Rumah Makan di Teluk Gelam Berhasil Dibekuk Macan Komering

6997

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Gara – gara terlibat aksi bobol rumah makan dan mencuri barang – barang di dalamnya. Periadi (28), Riki Wijaya (19) dan Arfani alias Cakuk (27) diamankan polisi, serta kini meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan.

Dua orang tercatat warga Desa Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam dan seorang sopir asal Desa Pedamaran IV Kecamatan Pedamaran ini ditangkap Tim Macan Komering Subsektor Teluk Gelam, Senin (3/2/2020) kemarin sekira pukul 01.30 Wib.

“Kasubsektor Teluk Gelam IPDA M. Wahyudi bersama timnya menangkap pelaku Periadi dan Riki Wijaya di rumahnya masing-masing di Desa Mulyaguna, tanpa perlawanan,” kata Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kasubbag Humas AKP Iryansyah, Selasa (4/2/2020).

Setelah diinterogasi, kata dia lagi, kedua pelaku ini mengakui perbuatannya dan barang-barang yang telah diambil dibawa ke Desa Pedamaran menggunakan mobil pick up Daihatsu Grand Max yang dikemudikan oleh pelaku Arfani alias Cakuk.

“Kemudian, Tim Macan Komering Subsektor Teluk Gelam langsung bergerak menuju Pedamaran dan menangkap pelaku Arfani, juga mengambil barang-barang yang telah dicuri berikut 1 mobil sebagai alat untuk mengangkutnya,” ujar dia.

Aksi yang dilakukan ketiga pelaku ini terjadi pada Sabtu (1/2/2020) lalu sekira pukul 14.00 Wib, di Rumah Makan Setia Kawan yang berada di Desa Mulyaguna Teluk Gelam. Masih kata dia, pelaku mencongkel jendela rumah makan dengan obeng, kemudian masuk ke dalam rumah makan tersebut.

“Saat itu, rumah makan dalam keadaan kosong karena korban Edi (62) sang pemiliknya,
pergi ke Palembang. Pelaku ambil barang yang ada di dalam rumah makan itu, antara lain 1 buah mesin robin, 2 buah mesin grandma, 9 buah accu (batre) mobil, 10 buah batre sepeda motor dan 5 buah tabung gas,” tandas dia.

Dan sekira pukul 22.00 Wib, lanjut dia, korban yang baru pulang dari Palembang terkejut melihat rumah makannya sudah berantakan dengan jendela serta pintu dalam keadaan terbuka, serta sebagian barang-barang korban juga hilang.

“Atas kejadian tersebut korban menuntut secara hukum,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda