Kapolsek Patroli Pengecekan Banjir di Wilayah Desa Nanga Mahap

226

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Kapolsek Nanga Mahap IPTU Ambril, SH MAP bersama anggota melaksanakan patroli pengecekan banjir di Desa Nanga Mahap, Sabtu (11/1/2020) pukul 07.00 Wib.

Untuk lokasi pengecekan tersebut antara lain Pasar Nanga Mahap Jalan Sudirman, ketinggian air kurang lebih 150 CM. Kemudian di Jalan A. Yani, ketinggian air kurang lebih 150 CM. Lapangan sepakbola Kecamatan Nanga Mahap juga mengalami ketinggian air kurang lebih 100 CM.

Lalu di Jalan M. Said ketinggian air kurang lebih 30 CM, Jalan Riam Engkayak ketinggian air kurang lebih 100 CM dan di Jalan Batu Bertulis II ketinggian air kurang lebih 40 CM.

Air sudah menggenangi rumah penduduk, namun belum ada korban jiwa. Hanya beberapa ternak milik warga serta ikan kedapatan lepas. Selain itu beberapa kendaraan juga terendam air.

Kepada warga Desa Nanga Mahap, Kapolsek menyampaikan imbauan agar membersihkan sampah di sekitar lokasi rumah yang terkena banjir. Jika terjadi hujan lagi, ketinggian air tidak mengalami kenaikan dan cepat surut.

Kapolsek juga meminta warga tidak memberikan informasi yang berlebihan terkait keadaan banjir.

“Terutama di media sosial, jangan sampai memposting yang tidak sesuai dengan fakta. Waspada dengan datangnya banjir susulan, mengingat kondisi wilayah kita dataran rendah dan rentan terjadi banjir,” tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek beserta anggota memberikan bantuan sosial berupa sembako dan bibit pohon kepada 6 (enam) orang pelajar yang tinggal di asrama dan rumahnya tergenang banjir, sehingga tidak bisa beraktivitas ke sekolah.

Sembako yang diberikan diantaranya berupa beras, telur, gula, minyak goreng, susu, dan teh sosro celup.

“Sembako ini merupakan bantuan sosial dari Polsek Nanga Mahap, sedangkan bibit pohon diberikan supaya para pelajar peduli dengan lingkungan dan penghijauan,” katanya.

Akibat banjir, aktivitas warga menjadi terhambat. Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi, sedangkan lokasi banjir merupakan dataran rendah, sehingga jika terjadi hujan berpotensi banjir. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda