Inilah Hasil Pilkades di 7 Desa dalam Wilayah Kecamatan Tanjung Lubuk OKI

1741

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Seperti kita ketahui bersama, 102 desa di 18 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah menggelar pilkades serentak tahun 2019. Dimana 7 desa diantaranya di Kecamatan Tanjung Lubuk, Selasa (19/11/2019).

Dari penghitungan suara yang dilakukan oleh panitia pelaksana pilkades masing-masing didapatlah hasil. Desa Atar Balam, jumlah DPT 375 diperebutkan oleh 2 orang cakades yang berkompetisi, Agustomi dan Bawaihi (cakades petahana).

Alhasil, jumlah DPT yang hadir hanya 330 orang dan terdapat suara tidak sah 96 lembar. Pilkades dimenangkan Bawaihi, cakades nomor 2 dengan perolehan 139 suara. Sementara saingannya, Agustomi, hanya peroleh 97 suara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten OKI Makruf CM, S.Ip.,MM yang kali ini ditunjuk sebagai ketua tim pemantau (monitoring) pilkades serentak di 7 desa di Kecamatan Tanjung Lubuk, saat dikonfirmasi, Kamis (21/11/2019).

Desa Pulau Gemantung Ilir, ungkap Makruf lagi, jumlah DPT 1.198 orang, hadir 1.025 orang, tidak hadir 173, diperebutkan 3 orang cakades yakni Nasruddin, Rusli dan M Fauzi. Saat penghitungan, terdapat 19 surat suara tidak sah, yang sah hanya 1.011 surat suara.

“Pilkades kali ini dimenangkan Rusli dengan perolehan 623 suara. Saingannya, Nasruddin 260 suara dan M. Fauzi hanya peroleh 128 suara. Dengan demikian masih petahana yang terpilih dan akan memimpin Desa Pulau Gemantung Ilir,” kata Makruf.

Di Desa Pulau Gemantung, masih kata Makruf, jumlah DPT 1.203 orang dan hanya 1.149 orang yang hadir serta terdapat suara tidak sah saat penghitungan. 4 orang cakades antara lain Sadzali (petahana), Asmuni, Abdul Rozak dan Dodi Febriyanto.

“Dari 3 kotak suara, Sadzali peroleh 605 suara. Asmuni 233 suara, Abdul Rozak 183 suara dan Dodi Febriyanto hanya 52 suara. Dengan begitu, Sadzali kembali terpilih sebagai Kades Pulau Gemantung dalam pilkades serentak tersebut,” tandas Makruf.

Untuk Desa Pulau Gemantung Ulu jumlah DPT-nya 1.237 orang, lanjut Makruf, hadir 1.088 dan tidak hadir 149 orang, serta ada 14 surat suara tidak sah saat penghitungan di 2 kotak suara. Cakadesnya, Zainal (petahana) dan Aman Isa, si pesaing.

“Hasil penghitungan dari 2 kotak suara, Zainal, cakades petahana, peroleh 519 suara. Kalah 37 suara dari pesaingnya, Aman Isa yang memperoleh 556 suara. Dengan rincian, 355 dari kotak suara I dan 201 kotak suara II,” tandas Makruf.

Sedangkan untuk Desa Pulau Gemantung Darat yang cakadesnya pasangan suami istri (pasutri), Hasanah dan Yasmi. Dilanjutkan Makruf, jumlah DPT 377 orang, hadir 322 orang, dan tidak hadir 55 orang, serta ada 18 suara tidak sah saat dilakukan penghitungan di 2 kotak suara.

“Yasmi, cakades petahana sekaligus suami dari pesaingnya, menang telak dengan perolehan sebanyak 279 suara. Karena Hasanah istrinya, hanya mendapat perolehan sebanyak 25 suara,” ujar Makruf.

Untuk di Desa Pengarayan jumlah DPT-nya 3.237 orang, dan semuanya hadir dalam proses pemilihan, hanya ada 12 suara tidak sah saat dilakukan penghitungan. Tambah Makruf, cakadesnya ada 5 orang yaitu Bahri nomor 1, Dumyati nomor urut 2, Ismail nomor urut 3, Jauhari nomor urut 4 dan Mulyadi nomor urut 5.

“Bahri peroleh 1.416 suara, Dumyati 345 suara, Ismail 247 suara, Jauhari 287 suara dan Mulyadi hanya peroleh 348 suara. Atas perolehan tersebut, Bahri yang merupakan cakades nomor urut 1 menang telak dari 4 orang cakades pesaingnya,” ungkap Makruf.

Pilkades Tanjung Harapan ada dua cakades. Nomor urut 1 bernama Murod, dan adik kandungnya, Sonin, cakades nomor urut 2. Sambung Makruf, dari jumlah DPT 952 orang, hadir 724 dan tidak hadir 228, juga terdapat 5 suara tidak sah saat penghitungan di 2 kotak suara.

“Murod, cakades petahana, memperoleh 700 suara. Sementara adiknya, Sonin, hanya memperoleh 19 suara,” pungkas Makruf seraya menambahkan, 7 desa yang gelar pilkades, 4 dimenangkan petahana, 3 lainnya kalah. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda