Hasil Operasi Senpi Musi, Polres OKI Berhasil Sita 50 Senjata Api Rakitan

1215

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Sebanyak 50 pucuk senjata api rakitan (senpira), terdiri dari 11 pucuk laras panjang dan 39 pucuk laras pendek, didapat oleh jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dalam operasi Senpi Musi yang digelar selama 22 hari, terhitung dari tanggal 9 hingga 30 November 2019.

Pada operasi ini selain senpira, terdapat juga 14 butir amunisi yang terdiri dari 4 butir caliber 9 mm, 5 butir caliber 5.56 mm dan 5 butir caliber 5.5 mm yang disita oleh Polsek jajaran Polres OKI hasil serahan masyarakat dalam wilayah hukumnya masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Waka Polres Kompol Janton Silaban dan Kasat Reskrim AKP Agus Prihardinika saat press release yang digelar di Mapolres OKI, Kamis (5/12/2019) siang.

“Dalam Operasi Senpi Musi 2019 ini, kita juga berhasil amankan 8 orang tersangka, baik itu target operasi maupun non target operasi hasil jajaran Polres OKI yang dilakukan patroli dan pengintaian terhadap pelaku-pelaku yang menggunakan senpira,” kata Kapolres.

Dari 8 orang tersangka ini, ada 7 senpira kita amankan, plus 1 barang-barang mesin yang digunakan untuk membuat senpira. Masih kata Kapolres, untuk tersangkanya sedang menjalani proses pemberkasan, dan jika disetujui oleh Kejaksaan maka dilimpahkan serta segera menjalani persidangan di Pengadilan.

“7 senpira disita dari tersangka Chandra alias Ono (23), Ngadiono alias Lili (44), Jatmiko alias Bacong (43), Aleksander (40), Deni (24), Ermadi (34), Murkon alias Kon (40), dan barang mesin pembuat senpira disita dari tersangka Abriyadi (41),” ungkap Kapolres.

Kedelapan orang tersangka berikut 7 senpira dan 1 peralatan pembuat senpira didapat dari delapan TKP dalam wilayah OKI. Kata Kapolres lagi, dan semua senpira berikut amunisi yang diamankan ini berasal dari 18 kecamatan yang berbeda jumlahnya, dan yang terakhir ada 10 hasil serahan masyarakat Pedamaran Timur.

“Semua senpira hasil serahan ini, menurut keterangan yang kita peroleh tidak pernah digunakan oleh orang – orang yang menyerahkan, tetapi hanya disimpan untuk menjaga diri dan keluarganya apabila ada tindak kejahatan,” pungkas Kapolres. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda