Gelar Musrenbang RKPD 2021, Ini Imbauan Bupati Sergai

109

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2021 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), berlangsung di aula Sultan Serdang kantor bupati setempat, Rabu (1/4/2020).

Hadir Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Wakil Bupati H Darma Wijaya, Sekda HM Faisal Hasrimy AP, MAP, unsur Forkopimda Kabupaten Sergai, serta ASN perwakilan dari OPD.

Sementara itu, musrenbang yang dilaksanakan dengan format video conference tersebut juga diikuti oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala BAPPEDA Provinsi Sumut Dr. Ir. Hasmirizal Lubis, M.Si, mewakili Bupati Deli Serdang, Walikota Tebing Tinggi dan Bupati Batubara.

Bupati Soekirman mengatakan, jika sesuai dengan Keputusan Presiden RI No. 11 Tahun 2020, Negara Kesatuan Republik Indonesia sedang dalam status darurat kesehatan setelah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) mulai memakan korban di berbagai daerah di Indonesia.

“Ini situasi yang jarang atau mungkin belum pernah kita hadapi sebelumnya. Agenda-agenda besar, bukan hanya kegiatan pemerintahan, namun juga agenda keagamaan, budaya, olahraga, ekonomi, politik dan sosial, baik di daerah maupun di pusat, sementara ditunda atau dibatalkan. Pembatasan pergerakan orang di satu wilayah juga sudah diterapkan di beberapa daerah,” jelas dia.

Bupati meminta dengan sangat agar masyarakat tidak grusa-grusu dan panik berlebih merespons kondisi yang sedang berkembang.

“Selama kita bekerja dan bertindak sesuai dengan prosedur dan protokol yang telah ditetapkan, tidak stres berlebih dan tetap menjaga kesehatan, maka Insya Allah perlahan-lahan kondisi ini dapat kita tangani bersama,” tambah dia.

Untuk musrenbang RKPD ini, kata dia, adalah kesempatan bagi para perencana Kabupaten Sergai untuk mengambil kebijakan strategis di tengah pandemi corona, sehingga dituntut kehati-hatian dalam menarik kesimpulan arah dan tujuan selanjutnya.

“Terutama kita harus pikirkan bagaimana nasib guru honorer dan tenaga kontrak menghadapi situasi saat ini. Jangan sampai mereka dan keluarganya terlantarkan, sebab mereka telah mengabdi kepada negeri dengan penuh harapan akan diangkat menjadi PNS atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” tegas bupati.

“Begitu juga bagi pekerja non-formal, pekerja rumahan, buruh, para supir, pedagang keliling dan profesi lain yang rentan di tengah kondisi darurat ini, kita maksimalkan sumber daya yang ada untuk melindungi mereka, salah satunya lewat kebijakan realokasi anggaran,” pungka dia.

Sementara Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya meminta kepada masyarakat agar tidak berpikir bahwa pencegahan dan penanggulangan Covid-19 hanyalah kerja pemerintah saja, melainkan inilah momentum bagi seluruh elemen untuk menjalankan prinsip yang selama ini menjadikan bangsa Indonesia unik di mata dunia, yaitu adanya semangat gotong-royong.

“Mari kita solid menghadapi tantangan ini. Kita akan takluk kalau bersikap individualis. Bersatu kita galang kekuatan, kerahkan kemampuan semaksimal mungkin demi kepentingan bersama. Saya selalu percaya, Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umat-Nya,” tegas dia.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sergai menjelaskan, pelaksanaan musrenbang RKPD ini sebelumnya diawali dari musrenbang tingkat kecamatan pada tanggal 11-28 Februari 2020, dengan rincian jumlah prioritas dusun dan desa sebanyak 960 usulan, bidang infrastruktur 607 usual, bidang ekonomi sebanyak 262 usulan serta 91 usulan dari bidang sosial dan budaya.

“Usulan pembangunan yang berasal dari pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Sergai mencapai 248 usulan, dengan rincian 220 usulan dari bidang infrastruktur dan 28 usulan bidang ekonomi,” jelas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda