Gadis Manis Asal Pangkalan Lampam Ini Tewas Gantung Diri

1004
Ilustrasi.

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Entah apa yang menyebabkan gadis belia di Desa Pulauwan Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan. Adalah Nopi Dwi Setiawati (19), seorang pelajar SMA di Kecamatan Pangkalan Lampam OKI yang tewas gantung diri dengan kain panjang di pintu kamar dalam rumahnya.

Peristiwa yang membuat heboh warga Desa Pulauwan dan sekitarnya ini terjadi pada Ahad (5/5/2019) sekira pukul 09.25 Wib. Bermula saat korban Nopi menyuruh adiknya bernama Anggun (11) mencuci piring di dapur.

Sebelum adiknya mencuci piring, korban meminta selendang/kain panjang kepada adik korban. Dan setelah adik korban memberikan selendang/kain panjang kepada korban, baru sang adik mencuci piring.

Setelah adik korban mencuci piring, pelajar SMP ini langsung menggoreng kerupuk. Usai menggoreng kerupuk, saat mau ke depan, sang adik melihat korban sudah dalam posisi tergantung di pintu kamar dengan selendang/kain panjang yang diminta oleh korban.

Seketika, sang adik berteriak minta tolong dengan tetangga. Kemudian tetangga datang dan langsung menurunkan korban dengan cara menggendong korban, baru melepas kain yang terikat di leher korban dan didapat korban sudah meninggal dunia.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dara manis ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut. Isu yang beredar, bahwa korban putus cinta, sehingga gadis yang sedang di masa puber ini nekat berbuat demikian.

Jenazah kini telah disemayamkan di rumah duka, dan rencananya akan dikebumikan pada Senin (6/5/2019) pagi, karena menunggu keluarganya yang berada di Desa Somor Kecamatan Cengal OKI.

Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syaputra melalui Kasubag Humas IPDA M Nizar membenarkan adanya gadis belia di Desa Pulauwan OKI yang tewas akibat gantung diri.

“Anggota Polsek Pangkalan Lampam telah mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Korban juga sudah dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka. Kita turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa korban ini,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda