Festival Kopi Nusantara dan Seni Budaya Disambut Meriah Warga Kota Gunungsitoli

330

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Dirjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Samsul Widodo, membuka secara resmi Festival Kopi Nusantara yang dirangkai dengan Festival Kreativitas Seni Budaya Nias di Kota Gunungsitoli, bertempat di Taman Yaahowu kota Gunungsitoli, Rabu (11/9/2019).

Berbagai kegiatan kreatifitas kopi dari penjuru nusantara dan seni penyajiannya, dipusatkan di arena pusat jajanan malam Kota Gunungsitoli. Sedangkan Festival Kreativitas Seni Budaya Nias diisi dengan lomba maena yang diikuti oleh 18 grup mencakup pelajar dan instansi se-Kota Gunungsitoli.

Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua menyampaikan ucapan selamat datang secara resmi kepada Dirjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Samsul Widodo dan seluruh rombongan yang telah berkenan datang dan hadir dalam Festival Kopi Nusantara dan Kreativitas Seni Budaya Nias di Kota Gunungsitoli.

“Kota Gunungsitoli memiliki potensi kekayaan kuliner yang beraneka ragam, termasuk kopi yang khas dan berbeda dari daerah lainnya. Saya menilai bahwa pengembangan potensi kopi nusantara dan menampilkan atraksi budaya merupakan upaya mempromosikan kekayaan budaya dan kepariwisataan Kepulauan Nias kepada dunia lokal maupun internasional,” kata walikota.

Dalam kesempatan ini, walikota juga menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas dukungan penuh, telah memfasilitasi penyelenggaraan Festival Kopi Nusantara ini dengan begitu besar. Yang diisi dengan atraksi band, layar tancap yang disediakan untuk nonton bareng masyarakat, permainan interaktif, talkshow dan rangkaian acara lainnya.

“Demikian pula dengan seluruh pihak yang telah bersinergi dan ikut serta berpartisipasi dalam menyukseskan Festival Kopi Nusantara di Kota Gunungsitoli ini, semoga kerjasama yang penuh rasa kekompakan dan kekeluargaan ini terus berkelanjutan hingga di masa yang akan datang, demi memajukan Kepulauan Nias yang amat kita cintai ini,” terang dia.

Sementara itu, Samsul Widodo yang membuka festival ini menyampaikan ungkapan terimakasih atas antusiasme dari Pemerintah Kota Gunungsitoli dan kepala daerah lainnya beserta segenap unsur forkopimda dan seluruh masyarakat atas perhelatan akbar Festival Kopi Nusantara tersebut.

Ia berharap agar moment ini dapat menjadi wadah pemersatu seluruh anak bangsa dalam rangka memajukan daerah Kepulauan Nias dan NKRI pada umumnya.

Beliau memaparkan, bahwa dalam Festival Kopi Nusantara yang diikuti oleh perwakilan daerah se-Indonesia akan menampilkan berbagai varian kopi beserta teknik penyajiannya.

Lanjutnya, mengingat bahwa meningkatkan produk kopi sebagai salah satu kuliner di Kota Gunungsitoli dipandang perlu untuk menambah khazanah dan edukasi cara mengolah kopi yang baik, sehingga memiliki nilai lebih dari cita rasa hingga penyajiannya, sehingga punya daya tarik tersendiri dan ini telah menjadi trend masa kini yang digemari tidak hanya kawula muda, akan tetapi seluruh golongan.

“Hal ini merupakan upaya-upaya memaksimalkan Kota Gunungsitoli dan Kepulauan Nias pada umumnya, sebagai salah satu daerah wisata yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri untuk dipromosikan menjadi destinasi wisata, baik lokal maupun internasional, yang diharapkan dapat memberikan efek positif bagi masyarakat, khususnya percepatan pertumbuhan perekonomian masyarakat, pelaku usaha, pemilik usaha jasa (akomodasi dan perhotelan), perkembangan wisata alam, wisata kuliner dan wisata budaya di Kepulauan Nias,” ungkap dia.

Usai pembukaan secara resmi dan pemberian cenderamata, Walikota Gunungsitoli mengajak Dirjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI untuk berkenan meninjau lokasi pelaksanaan festival. Sejenak menikmati sajian kopi dan atraksi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Nias Utara, segenap Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Asisten Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, pimpinan instansi vertikal/BUMN/BUMD se-Kota Gunungsitoli beserta segenap undangan. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda