Evaluasi Gugus Tugas: Ini Langkah Strategis Penanganan Corona di OKI

389

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI menggelar rapat evaluasi di Sekretariat Gugus Tugas Kantor BPBD setempat, Senin (18/5/2020).

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskandar, SE selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 OKI memimpin langsung rapat yang dihadiri Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, Dandim 0402 OKI Kolonel CZI Zamroni S.Sos serta OPD terkait.

Dalam kesempatan itu, Bupati Iskandar menyampaikan beberapa poin penting penanganan corona di Bumi Bende Seguguk, diantaranya penguatan sinergi semua pihak dalam melawan pandemi Covid-19.

“Semua kita memiliki peranan dan fungsi, baik TNI, Polri maupun pemda untuk saling mendukung dalam satu kesatuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” ungkap Iskandar.

Dengan bertambahnya pasien positif, orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP), ungkap Iskanda,r bukan berarti Gugus Tugas tidak bekerja.

“Kita mampu memantau pelaku perjalan wilayah terjangkit (PPT) yang jumlahnya sekarang mencapai 12 ribu. Artinya kita telah mampu melakukan pengawasan ketat, melakukan isolasi terpusat, melakukan kerja-kerja penanggulangan lainnya,” ungkap Iskandar.

Ditambah lagi, bantuan sosial dari berbagai macam pintu, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sudah disalurkan kepada masyarakat. “Bansos, baik itu tunai maupun paket sembako untuk tahap pertama sudah tersampai kepada penerima manfaat. Jika ada yang kurang, kita perbaiki di tahap kedua,” tambah dia.

Iskandar juga memastikan kesiapan OKI menghadapi jika terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 dengan menyiapkan ODP dan PDP Center di kawasan wisata Teluk Gelam. Dengan begitu, lanjut dia, pelayanan di fasilitas kesehatan tidak terganggu. Masyarakat ataupun pasien yang ingin berobat tidak merasa takut akan tertular virus corona.

“Rumah sakit, Puskesmas harus tetap melayani pasien rawat jalan dan rawat inap yang sifatnya bukan Covid-19. Untuk pasien terkonfirmasi corona harus ada perlakuan khusus,” kata dia.

Sementara Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan petugas pemakaman jenazah yang dilatih khusus sesuai protokol atau SOP Covid-19. Hal ini, menurut dia, merespons sejumlah penolakan warga terkait pemakaman jenazah korban corona.

“Jenazah pasien Covid-19 tentu memerlukan penanganan khusus. Untuk itu kita latih petugas khusus untuk melayani,” ungkap dia seraya menambahkan, petugas ini terdiri dari tenaga medis ber-APD lengkap, rohaniawan, dan unsur TNI/Polri serta BPBD.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy menyarankan untuk disiapkan ambulance atau kendaraan khusus Covid-19. Ambulance ini hanya digunakan untuk operasional pasien Covid-19.

“Perlu disiapkan kendaraan khusus Covid-19 berikut sopirnya, agar tidak ada miskomunikasi di lapangan,” jelas Alamsyah seraya mengatakan, pihaknya juga siap menyediakan relawan driver ambulance khusus corona tersebut.

Bupati, Kapolres dan Dandim saat kunjungi ODP Center Teluk Gelam.

Menanggapi itu, Bupati Iskandar meminta Dinas Kesehatan OKI menginvetarisir ambulance milik pemerintah daerah yang disiagakan khusus pasien Covid-19. “Paling tidak butuh 2 unit yang standby. Jika belum ada, bagaimana caranya agar segera dilakukan pengadaan,” jelas Iskandar.

Sementara Dandim 0402 OKI Kolonel CZI Zamroni S.Sos mengungkapkan, jajarannya siap memberi dukungan terhadap percepatan penanganan Covid-19 di Ogan Komering Ilir.

“Kami akan backup penuh Gugus Tugas, karena kita ini satu kesatuan, baik untuk penanganan kesehatan, jaring pengamanan sosial maupun dampak ekonominya. TNI ada sesuai dengan fungsinya,” tegas Dandim. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda