Ermawi Nekat Edarkan Narkoba di Acara Orgen Tunggal

799

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Hiburan orgen tunggal (OT) yang sering digelar dalam acara hajatan warga, kerap menyuguhkan musik remix sebagai daya tariknya. Tak dipungkiri akibat adanya musik menghentak ala clubbing itu pun juga sering mengundang banyak hal negatif.

Seperti yang kita dengar adanya pengunjung yang mabuk minuman keras, penyalahgunaan narkotika, serta banyaknya penampakan anak muda yang bergerombol, menggeleng, dan angguk kepala mendengar musik yang berasal dari dunia barat tersebut.

Tentu saja, berkumpulnya para pemuja musik yang dibesut lewat alat musik keyboard itu, menjadi kesempatan emas bagi pengedar narkoba untuk menjalankan aksinya mencari keuntungan rupiah dengan memanfaatkan hingar bingar dalam acara tersebut. Seperti yang terjadi di Desa Babatan Saudagar Kecamatan Pemulutan, yang saat itu sedang menyuguhkan orgen tunggal ternama dari Kabupaten Ogan Ilir.

Namun, sepandai tupai melompat suatu saat akan jatuh juga. Begitulah yang berlaku dengan Ermawi (58), warga Sungai Rebo, Banyuasin I ini. Dikemeriahan musik OT itu, dirinya dicokok aparat Satres Narkoba Polres OI lantaran ketahuan mengedarkan ekstasi.

Informasi yang dihimpun BERITAANDA, dari tangan pria yang juga diketahui berprofesi pedagang ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 20 butir diduga pil ekstasi warna abu-abu bentuk boneka logo panda dengan berat bruto 7,57 gram dengan kisaran harga Rp4.400.000, kemudian uang tunai sebesar Rp1.047.000 yang diduga uang hasil menjual pil ekstasi.

Guna penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, kini Ermawi dan barang bukti diamankan di Mapolres OI. (Tim)

Bagaimana Menurut Anda