Ekspor Sumsel Mengalami Kenaikan

241

PALEMBANG, BERITAANDA – Nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan di bulan Februari 2019 sebesar US$ 325,94 juta, mengalami kenaikan sebesar 29,77 persen dibandingkan ekspor bulan Januari 2019 yang sebesar US$ 251,17 juta.

Ekspor pada bulan Februari 2019 sebagian besar ditujukan ke negara Tiongkok sebesar 29,82 persen, Amerika Serikat sebesar 10,52 persen dan Malaysia 9,60 persen.

Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Endang Tri Wahyuningsi mengatakan, komoditas utama ekspor dari Provinsi Sumatera Selatan yang terbesar pada bulan Februari 2019 adalah bubur kayu/pulp senilai US$111,55 juta (34,22 persen), karet senilai US$100,29 juta (30,77 persen), batubara senilai US$60,14 juta (18,45 persen), hasil minyak senilai US$19,84 juta (6,09 persen), pupuk urea senilai US$8,63 juta (2,65 persen), kayu/produk kayu senilai US$6,02 juta (1,85 persen) dan minyak kelapa sawit senilai US$3,65 juta (1,12 persen).

“Nilai impor Sumatera Selatan di bulan Februari 2019 sebesar US$ 35,74 juta atau naik sebesar 5,39 persen jika dibandingkan bulan Januari 2019. Sebagian besar impor berasal dari negara Tiongkok US$10,24 juta (28,64 persen) dan Finlandia US$7,01 juta (19,62 persen),” ujarnya, Jumat (15/3/2019).

Dilanjukan Endang, jenis barang yang di impor dengan nilai terbesar pada Bulan Februari 2019 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$12,60 juta (35,25 persen) dan pupuk sebesar US$7,97 juta (22,29 persen).

“Total perdagangan luar negeri Sumatera Selatan bulan Februari 2019 surplus sebesar US$290,20 juta, ” ungkpanya.

Endang juga mengatakan, ekspor Provinsi Sumatera Selatan periode Januari – Februari 2019 sebesar US$577,11 juta turun 12,05 persen dibanding nilai ekspor periode Januari – Februari 2018 yang sebesar US$656,18 juta, impor Provinsi Sumatera Selatan periode Januari – Februari 2019 sebesar US$69,65 juta turun 1,23 persen dibanding nilai ekspor periode Januari – Februari 2018 yang sebesar US$69,65 juta.

“Total perdagangan luar negeri Sumsel periode Januari – Februari 2019 surplus sebesar U$$507,46,” terangnya. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda