Duskarni Apresiasi Prestasi WTP dan Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman Untuk Pemda Sekadau

185
Bupati Sekadau Rupinus saat menerima penghargaan.

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Di era reformasi pengelolaan keuangan daerah sudah mengalami berbagai perubahan regulasi dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut merupakan rangkaian bagaimana suatu pemerintah daerah dapat menciptakan good governance and clean dengan melakukan tata kelola pemerintahan dengan baik.

Keberhasilan dari suatu pembangunan di daerah tidak terlepas dari aspek pengelolaan keuangan daerah yang dikelola dengan manajemen yang baik pula. Pengelolaan keuangan daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggung jawaban, dan pengawasan keuangan daerah.

Dengan terintegrasikannya perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik government dalam APBD serta dapat dipantau di website Direktorat Bina Bangda Kemendagri merupakan indikator Kabupaten Sekadau sudah dapat mengelola keuangan dengan baik, yang didukung bukti telah menerima penghargaan tujuh (7) kali berturut-turut mendapat predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Dari 6 fungsi anggaran pendapatan dan belanja daerah, salah satunya adalah fungsi alokasi mengandung arti bahwa anggaran daerah harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian.

Duskarni yang merupakan mahasiswa S2 Univertsitas Tanjungpura. (Dok)

Pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Sekadau yang semakin baik mendapat apresiasi dari Katadata Insight Center (KIC), yaitu penghargaan Indeks Kelola 2019 untuk dua kategori, antara lain Ketepatan Alokasi Pendidikan dan Ketepatan Alokasi Kesehatan, dalam acara malam penganugerahan yang digelar di ballroom Djakarta Theater XXI Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Sehari sebelumnya, Bupati Sekadau juga mendapatkan penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Tahun 2019 dari Ombudsman Republik Indonesia.

Menanggapi prestasi Pemda Sekadau ini, Yustinus Duskarni secara pribadi mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sekadau yang telah melakukan inovasi dan terobosan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat Kabupaten Sekadau tersebut.

Selain itu, mahasiswa Program Studi Ilmu Sosial Prodi Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak Konsentrasi Politik Lokal dan Pemerintahan Daerah ini berharap, prestasi yang telah diraih itu dapat memberikan semangat kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau.

“Tentunya untuk terus meningkatkan pelayanan dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa, sesuai Nawacita membangun dari pinggiran,” kata Duskarni.

Sebab, menurut dia, dengan pelayanan publik semakin baik dan ditunjang infrastruktur yang memadai, maka sangat mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Bumi Lawang Kuari. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda