Dua Karyawan Pengoplos BBM Ditangkap Polda Sumsel

71

PALEMBANG, BERITAANDA – Dua karyawan pengoplos BBM jenis solar berinisial FJ (21) asal Kabupaten Empat Lawang dan JM (16) asal Medan Sumut, ditangkap oleh Subdit lV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Selasa (9/1/2024).

Keduanya ditangkap saat berada di gudang BBM ilegal yang berada di kawasan Jalan Talang Kramat kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto didampingi Kasubdit lV Tipidter AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, dua tersangka merupakan pekerja, bertugas mengoplos BBM ilegal. Mereka mengaku diupah Rp 500 ribu per bulan.

“BBM yang dioplos jenis solar subsidi dengan solar ilegal, dioplos dengan diaduk menggunakan kayu menghasilkan seperti aslinya produksi Pertamina, setelah itu BBM dipasarkan ke masyarakat,” jelasnya, Kamis (11/1/2024).

“Pemilik gudang AM dan pengawas RF masih dikejar, kebetulan saat gudang digerebek tak ada di tempat. Kasus ini akan terus dikembangkan, juga termasuk bahan yang digunakan tersangka untuk mencampur BBM,” ujarnya.

Dalam gudang, lanjutnya, ditemukan barang bukti 23 baby tank kapasitas 1.000 liter, 18 kosong dan 5 solar subsidi, 1 tedmond kapasitas 5000 liter, 2 mesin pompa, 1 flow meter, 2 selang dan 1 kayu sebagai alat pengaduk.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi yang diubah menjadi Pasal 40 Angka 9 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang penetapan pemerintah pengganti UU No. 2 Tahun 2022 tentang cipta kerja. Kemudian Pasal 55 Ayat 1 atau Pasal 480 Ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar,” tutupnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda