DPRD Lampung Berduka, Komisi I Desak Penindakan Tegas Mafia Curanmor dan Senjata Ilegal

1

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Komisi I DPRD Provinsi Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya anggota Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, yang meninggal dunia usai ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Fahlevi, menilai peristiwa tersebut merupakan tindak kriminal serius yang harus menjadi perhatian bersama, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat.

“Kami sangat prihatin dan berduka atas meninggalnya salah satu anggota Polri, Bripka Anumerta Arya Supena,” ujar Garinca, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, langkah pencegahan perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satunya melalui peningkatan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan hingga tingkat RT dan lingkungan sekitar.

Garinca mendorong agar kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan kembali diaktifkan melalui kelompok-kelompok masyarakat dan sistem pengawasan lingkungan yang lebih intensif.

Selain itu, ia meminta kepolisian bertindak lebih tegas terhadap pelaku kriminal bersenjata, termasuk memberantas produksi dan peredaran senjata api ilegal maupun senjata tajam yang kerap digunakan dalam aksi kejahatan jalanan.

“Kepolisian juga harus lebih tegas terhadap produksi maupun peredaran senjata api ilegal dan senjata tajam yang digunakan dalam tindak kriminal,” tegasnya.

Ia menambahkan, penggunaan senjata api oleh aparat dalam penindakan harus tetap sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, personel yang menggunakan senjata api wajib melalui tes serta pengawasan ketat.

Tak hanya itu, Garinca juga menyoroti pentingnya penindakan terhadap penadah barang hasil curian kendaraan bermotor yang dinilai menjadi salah satu mata rantai utama maraknya kasus curanmor.

“Yang lebih penting adalah bagaimana pihak kepolisian bisa bertindak tegas terhadap orang-orang yang diduga menjadi penadah barang-barang hasil curian kendaraan bermotor,” pungkasnya. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda