Ditangkap Polisi, Taufik Ngaku Baru 2 Bulan Jadi Kurir Sabu

591

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Baru dua (2) bulan menjadi kurir sabu, akhirnya TR alias Taufik (33) diringkus oleh Satuan Res Narkoba Polres Sergai di Dusun V Desa Pon Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Ahad (8/12/2019).

“Kami berhasil menyita sabu seberat 21,26 gram,” jelas Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Ahad (8/12/2019) malam.

Ia juga mengatakan, bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat di desa tersebut.

“Saat itu, tim menuju sebuah rumah yang diketahui pemiliknya berinisial D (37) yang terletak di Dusun V, Sabtu (7/12/2019) pukul 17.00 Wib. Saat dilakukan penangkapan, pelaku (TR alias Taufik) sedang di dalam kamar tidurnya, lalu petugas menyergap pelaku dan melakukan penggeladahan,” jelas dia.

Akhirnya petugas menemukan 7 plastik klip transparan berisi kristal yang diduga sabu seberat 21,26 gram, 1 alat timbang digital, uang Rp10.000, dan 2 bal plastik klip transparan kosong yang disimpan di belakang rumah tersebut diseputaran kandang ayam.

“Yang menjadi target operasi Sat Res Narkoba adalah pemilik rumah berinisial D. Saat penangkapan dia kabur melompati pagar seng. Selain menangkap TR alias Taufik, kami juga berhasil mengamankan seorang wanita berinisial S (24), asisten rumah tangga di rumah itu. Dan kita tetapkan sebagai saksi,” ungkap Kasat Narkoba.

Dari keterangan wanita (S) tersebut, dia mengatakan bahwa TR alias Taufik membantu D untuk mengantarkan pesanan sabu kepada pelanggannya dengan upah sebesar Rp500.000-Rp600.000 setiap pekan.

“TR alias Taufik dikenakan Pasal 114 Sub 112 jo 132 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dan hukuman penjara maksimal 20 tahun,” pungkas AKP Martualesi Sitepu. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda