Di Sergai, Harga Jengkol dan Pete Lebih Mahal dari Daging Ayam

356

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara Ir. H Soekirman melakukan sidak ke Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan dan swalayan Gemilang Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Jumat (24/5/2019)

Pantauan di lapangan, harga beras, gula, minyak atau kebutuhan bahan pokok lainnya masih normal. Bahkan bawang putih kini sudah turun yang semula mencapai Rp80.000/Kg, menjadi Rp. 34.000/Kg.

“Hanya saja jengkol dan pete yang agak mahal. Lebih mahal dari daging ayam,” ungkap Bupati Soekirman.

Selain melihat ketersediaan pangan, bupati juga bersama tim juga melihat apakah bahan makanan tersebut mengandung bahan kimia, seperti pengawet yang berbahaya.

“Untuk itu kami disini bekerjasama dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan, untuk menguji makanan ini di laboratorium, agar masyarakat Sergai terlindungi dari makanan-makanan yang mengandung zat kimia berbahaya,” tegas bupati.

“Jika ditemukan bahan berbahaya, pemerintah daerah akan menindak lanjuti dengan menarik produk yang beredar di masyarakat atau menelusurinya dimana produk tersebut diproduksi, demi melindungi masyarakat dari bahan kimia berbahaya,” tutup Soekirman.

Sementara Kadis Kesehatan Sergai dr.Bulan Simanungkalit mengatakan, dalam sidak pasar kali ini kami mendapat temuan, namun masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.

“Dari semua sampel tersebut, kami meragukan sebagian barang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri, boraks dan zat pewarna kain,” jelas dia.

“Kami juga menemukan makanan yang sudah rusak, dan bekas gigitan tikus walau masa berlakunya masih lama. Dari kesemua temuan tersebut sudah kami tarik dari pasar, agar tidak diedarkan lagi di masyarakat,” pungkas dr.Bulan. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda