Desa Dabuk Rejo dan Teloko Resmi Dijadikan Kampung Tangkal Covid-19

1294

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Desa Dabuk Rejo Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering (OKI) kini diresmikan menjadi Kampung Tangkal Covid-19. Peresmian kampung ini sendiri dilaksanakan langsung oleh Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy dan Bupati OKI H. Iskandar, SE, Selasa (2/6/2020) sore.

“Kampung ini disiapkan untuk menghadapi Covid-19 dalam rangka menuju new normal. Dimana nantinya diisi personel Babinsa, Babinkantibmas dan petugas gabungan dari kelurahan, juga tenaga kesehatan,” jelas Kapolres saat pidato dihadapan warga Desa Dabuk Rejo.

Lanjut Kapolres, ini fungsinya untuk mendeteksi siapa saja yang datang, serta mendeteksi kalau ada masyarakat yang memiliki gejala-gejala sehingga harus segera selidiki. Hal ini sebagai kesiapan kita dalam meneruskan tatanan kehidupan di tengah Covid-19 saat penerapan new normal nanti.

“Saya tahu di seluruh desa-desa dalam wilayah Kabupaten OKI sudah melaksanakan berbagai upaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Peresmian Kampung Tangkal Covid-19 ini hanya untuk lebih mematenkan upaya yang telah dilakukan tersebut,” terang dia.

“Kita juga mendorong masyarakat agar membangun ketahanan pangan, seperti memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun sayur-mayur. Selain itu, warga juga harus siap hadapi tatanan kehidupan yang baru dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kapolres lagi.

Dengan dilaunchingnya Desa Dabuk Rejo sebagai Kampung Tangkal Covid-19, lanjut Kapolres, desa ini otomatis menjadi salah satu desa percontohan penanganan virus corona dalam wilayah Kabupaten OKI, selain Desa Teloko yang ada di Kecamatan Kayuagung.

Senada, Bupati Iskandar pun menyebut bahwa terdapat dua kampung percontohan di Kabupaten OKI yang diresmikan secara bersamaan, dalam upaya optimalisasi penanganan Covid-19 menuju new normal.

“Hari ini ada dua desa yang diresmikan sebagai Kampung Tangkal Covid-19, yaitu Desa Dabuk Rejo dan Desa Teloko. Dengan kerjasama seluruh unsur lapisan, bukan tidak mungkin wabah Covid-19 dapat dikendalikan dan segera hilang penyebarannya,” jelas bupati.

“Mulai dari pemerintah daerah, TNI dan Polri sejak 3 bulan yang lalu telah bersinergi untuk melakukan penanganan virus ini, dan trend penyebarannya sudah turun hingga kita zero Covid-19. Untuk mendukung itu, maka seluruh kepala desa di Kecamatan Lempuing harus meningkatkan dalam upaya pencegahan Covid-19,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda