Catat, Inilah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Kemacetan Disepanjang Jalintim OKI

478

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Selain jalan tol yang disiapkan untuk pemudik, jalur Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang melintasi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak lepas dari perhatian. Bahkan pihak Dinas Perhubungan setempat sudah memetakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Antonio Romadhon S.Sos MM, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/5/2019), menjelaskan ada beberapa titik rawan kecelakaan lalulintas dan kemacetan di Jaltim yang masuk dalam wilayah OKI.

Misalnya daerah rawan kecelakaan di jalan nasional/ negara sepanjang 110 Kilometer (KM) yang harus diwaspadai pemudik saat melintas. Yakni di Desa Muara Baru, Air Jernih, Jahe, Muara Brunai Alas Tutupan. Selain itu masih ada 2 titik jalan negara di Lubuk Seberuk, 3 titik di Desa Tugu Jaya, Tugu Mulyo, 2 titik di Desa Bumi Agung, tikungan dan jembatan di Desa Tebing Suluh.

“Dan juga yang perlu diwaspadai pemudik saat melintas, yakni di 4 titik terletak di Desa Debuk Rejo,” ungkap Antonio, dikatakan rawan kecelakaan mengingat jalan tersebut merupakan jalan yang menikung.

Untuk lokasi rawan kemacetan juga sudah dipetakan yakni di jalur jalan nasional sepanjang 110 KM. Masih ada lagi jalur jalan provinsi rawan kemacetan yakni sepanjang 40 KM di wilayah Pasar Tumpah di Desa Lekis Rejo pada hari Jumat. Pasar Tumpah di Desa Batun pada hari Senin. Pasar Tumpah di Desa Jejawi pada hari Selasa. Pasar Tumpah di Desa Air Itam setiap hari dan pasar tumpah di Desa Tanjung Lubuk pada hari Senin.

Untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kata Antonio, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan menyiagakan pospam di beberapa titik. Pihaknya juga dalam rangka mengurangi tingkat kecelakaan lalulintas, melakukan pemasangan baliho himbauan agar berhati-hati saat melintas di jalan tikungan dan rawan kecelakaan.

“Kita juga mengharapkan kerjasama dengan pihak kecamatan agar membantu mengaktifkan hansip, kecamatan untuk membantu mengatur lalulintas di lokasi-lokasi pasar tumpah. Selain itu, selain menyiagakan petugas Dishub OKI, pastinya kita juga berkejasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan ini,” jelasnya.

Saat ditanya apakah jalan tol Kayuagung-Lampung sudah dibuka, Antonio menjelaskan untuk hari ini belum dibuka secara umum.

“Hari ini belum. Rencananya besok baru akan dibuka untuk jalur mudik hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, kondisi arus mudik jalan negara atau lintas timur yang ada di wilayah Kayuagung OKI masih terlihat normal. Meski kendaraan padat belum terlihat lonjakan kendaraan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda