Bupati Tinjau Lokasi PEDA KTNA di Desa Melati II Sergai

341

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Menjelang akhir persiapan Pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-IV di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman meninjau ke lokasi tersebut bersama sejumlah pejabat, Jumat (12/7/2019).

Di sela kunjungan itu, bupati menyempatkan meninjau rumah-rumah penduduk yang akan dijadikan homestay para peserta.

”Peserta yang datang dari 24 kabupaten/kota se-Sumut. 137 rumah warga akan dijadikan homestay untuk 762 peserta,” sebut Soekirman.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Rusdi yang beralamat di Dusun Jeruk desa itu.

Kepada Rusdi, bupati berpesan agar bisa melayani tamu dengan sebaik mungkin, menjaga kebersihan rumah dan makanan, serta menjaga keramahan dan sopan santun.

”Apa yang kita tunjukkan nanti merupakan upaya menjaga nama baik pemerintah dan masyarakat Sergai,” ujar bupati.

Ketua Dewan Pendidikan Sergai Agus Marwan ketika dimintai komentarnya menuturkan, bahwa PEDA KTNA diharapkan bukan hanya menjadi rutinitas tahunan semata. Namun lebih penting agar dapat menjadi sarana tukar informasi para petani dan nelayan dalam mengembangkan agribisnis.

”Kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk menyampaikan informasi kebijakan pertanian yang diperlukan oleh petani dan nelayan,” tambahnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Dirga Surya Sumut itu menambahkan, bahwa Sergai sangat beruntung bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan PEDA KTNA ini. Akan banyak sisi positif yang dapat dinikmati oleh pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.

”Setidaknya akan ada uang senilai satu miliar lebih yang beredar di Desa Melati II selama berlangsungnya kegiatan, dan ini jelas sangat menguntungkan masyarakat,” ungkap Agus Marwan.

Sebagaimana diketahui bahwa para peserta nantinya dikenai kontribusi homestay senilai Rp100 ribu /hari. Harga itu sudah termasuk biaya makan dan minum selama tinggal. Selain itu, akan banyak lagi kegiatan ekonomi yang melibatkan masyarakat di sekitar lokasi acara. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda