Bupati Tapsel Apresiasi Olah Kopi PDM

409

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu apresiasi langkah Pesantren Darul Mursyid (PDM) dalam menggenjot produktivitas kopi asal Simanosor, umumnya yang ada di Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH).

“Saya pastikan akan hadir pada acara syukuran tersebut,” tutur bupati saat menerima audiensi Yayasan Pesantren Darul Mursyid, di ruangan kerja bupati, Senin (4/11/2019), terkait launching green house pengeringan kopi di PDM.

Pemkab Tapsel, tambah Syahrul, justru berterimakasih kepada Yayasan PDM yang berkat inovasi dan beragam ide serta terobosannya mematenkan kopi asal Tapanuli Selatan, agar lebih dikenal secara luas di kawasan regional, nasional, bahkan ke level internasional.

Pimpinan rombongan yang juga Wakil Direktur Bidang Pendidikan PDM, Drs. H. Yusri Lubis menyebut, kedatangan pihaknya guna menyampaikan sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan di Pesantren Darul Mursyid, sekaligus memastikan kehadiran Bupati Tapsel.

“Selain green house dimaksud, agenda lainnya seperti peresmian gedung baru TK dan penambahan fasilitas pesantren yakni ruangan olahraga memanah. Kita ingin bapak bupati hadir dan melihat langsung dedikasi PDM untuk Kabupaten Tapanuli Selatan,” katanya.

Dijelaskannya, terkait green house itu, merupakan satu unit ruang kaca untuk tempat penjemuran kopi berkapasitas 5 ton yang telah dibangun di lokasi PDM. Sehingga kedepan, iklim alam tidak lagi menjadi suatu kendala serius dalam meningkatkan produktivitas kopi.

“Adanya green house yang bekerjasama dengan Bank Indonesia, akan membuat kita memberanikan diri untuk membuka kerjasama dengan importir luar. Apalagi, kawasan Kecamatan SDH penduduknya mayoritas menggeluti kebun kopi, yang rata-rata panen /minggunya mencapai 40 ton,” jelas Yusri.

Selama ini, semua hasil panen petani tersebut diboyong para pengepul ke luar daerah. Ironinya, sesampainya di daerah tujuan, kopi-kopi itu tak lagi menggunakan nama daerah asal SDH ataupun Tapsel. Semisal kopi Lintong asal Tapsel yang beredar di seputaran Kota Medan.

“Karenanya, selain menjadi solusi jangka panjang untuk mematenkan brand kopi asal Tapsel, terwujudnya green house ini merupakan upaya konkrit meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kopi. Terlebih lagi, penikmat kopi luar daerah sudah cukup familiar dengan kopi Darul Mursyid,” tandas Yusri.

Pertemuan yang diakhiri penyerahan racikan kopi dengan brand ‘PDM Coffee’ tersebut turut dihadiri Kadis PMPPTSP Sofyan Adil Siregar, Kadis Pertanian Bismark Muaratua, Kadis Pariwisata Abdul Saftar, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, dan Kabag Kesra Solahuddin Harahap. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda