Bupati Sintang Resmikan Air Minum Pedesaan di Panekasan

146

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno kembali melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Serawai. Kali ini, bupati bertubuh jangkung ini menyambangi Desa Panekasan, Kecamatan Serawai untuk melakukan peresmian sarana dan prasarana air minum pedesaan.

Memerlukan jarak tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan, bupati dan rombongan menggunakan speedboat 15 PK menyusuri Sungai Tekungai. Berangkat dari ibu Kota Kecamatan Serawai pukul 08.00 Wib, dan sampai di Desa Panekasan pukul 09.30 Wib.

Setibanya di desa yang terletak di aliran sungai Tekungai ini, bupati dan rombongan disambut oleh warga setempat, kemudian istirahat sejenak. Usai istirahat, bupati langsung menuju ke lokasi acara peresmian di halaman kantor Desa Panekasan, Sabtu (15/2/2020).

“Inilah bentuk pembangunan dari pinggiran yang dicanangkan pemerintah,” ucap bupati usai peresmian.

Adanya sarana dan prasarana air minum pedesaan ini, kata Jarot, sangat penting keberadaannya bagi masyarakat Desa Panekasan khususnya. Karena bisa membantu kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang bisa digunakan untuk masak, mandi dan cuci.

“Pedalaman-pedalaman kita bangun, yang penting kuncinya komunikasi. Inilah bentuk komunikasi yang baik antara pemerintah dan jajaran pemerintah desa atau masyarakat, masyarakat mengajukan ke pemerintah, maka akan dibangun,” kata Jarot.

Untuk itulah, Jarot meminta fasilitas yang telah diresmikan ini harus dijaga bersama-sama agar kedepannya tidak terjadi kendala apapun dalam pendistribusian ke rumah rumah warga setempat.

“Kalau nanti-nanti ada masalah airnya, masyarakat bisa komunukasikan dengan pemerintah desa, sehingga bisa diatasi,” pungkas Jarot.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Sintang Zulkarnaen mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana air minum pedesaan ini bersumber dari DAK Affirmasi tahun anggaran 2019 dengan jumlah total Rp439.453.300, dengan rincian pembangunan bronkaptering, pemasangan pipa, dengan jumlah pipa yang terpasang 2.898 meter dan pemasangan sambungan rumah (SR).

“Pipa GIP 6 in panjang 12 meter, pipa HDP panjang 120 meter, pipa PVC 6 in panjang 48 meter, pipa PVC 4 in panjang 150 meter, pipa PVC 3 in panjang 390 meter dan pipa PVC 2 in panjang 2.178 meter,” dijelaskan Zulkarnaen.

Zulkarnaen pun meminta masyarakat setempat bisa menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini agar terus memberikan manfaat bagi kebutuhan air masyarakat.

Sementara itu Kepala Desa Panekasan Rudi Hartono mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang sudah membangun sarana dan prasarana air minum pedesaan di desa yang ia pimpin itu.

“Sarana dan prasarana air minum pedesaan ini sangat penting bagi masyarakat kami, sehingga ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat desa kami untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Saya sebagai kades juga akan mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang ada,” ucap Rudi.

Rudi pun berharap Pemerintah Kabupaten Sintang tetap memberikan perhatian dan membangun Desa Panekasan seperti fasilitas lainnya. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda