Bupati Sergai Tinjau Dermaga Bagan Kuala Tanjung Beringin

225

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman meninjau Dermaga Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin yang akan memproyeksikan Pulau Berhala jadi center point ketahanan nasional wilayah barat Indonesia, Jumat (24/1/2020).

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Sergai memiliki panjang garis pantai 60-70 Km sangat perlu diwaspadai dari infiltrasi dari luar.

“Seperti kita tahu saat ini banyak masuknya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dan lainnya adalah berasal dari wilayah pesisir. Oleh sebab itu, ketahanan nasional kita harus ditingkatkan di wilayah pesisir dengan program-program yang tentunya inovatif,” kata dia.

Melalui kerjasama dengan pihak terkait, lanjut bupati, seperti TNI AL Yon Marharlan Belawan, Kodim 0204/DS, serta Poskamla yang ada disini untuk melakukan program secara rutin dilakukan di Pulau Berhala. Seperti program bela negara, latihan wawasan kebangsaan, dan lainnya dengan peserta berasal dari masyarakat, pelajar, serta mentor dari Departemen Pertahanan dan Keamanan, sehingga konsep Hankamrata (Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) dapat kita bangun dari Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Terkait rencana pengadaan kapal ferry jenis JS 1843 berkapasitas 70-80 penumpang sebagai sarana transportasi menuju Pulau Berhala dan sebaliknya, bupati mengatakan bantuan tersebut sedang dibahas bersama beberapa Kementerian, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, dan Kementerian Pertahanan yang nantinya akan dikelola dalam bentuk konsorsium secara nasional.

“Poin pentingnya adalah bukan fokus kepada kapalnya, namun lebih kepada kesiapan sumber daya manusia serta manajemennya yang jauh lebih penting. Hal ini agar jangan sampai nanti sebelum dapat kapal kita damai, namun setelah dapat bantuan kapal kita berselisih,” terang bupati.

Sekda Sergai HM Faisal Hasrimy, AP MAP juga sangat mendukung dan menyambut baik program Eco Marine Tourism dari segi regulasi, yang produknya akan dibahas dengan legislatif.

“Dari segi keamanan sudah dikoordinasikan, mulai dari Kementerian Pertahanan dan Keamanan, kemudian dengan Dirjen Kementerian yang menangani pulau terluar. Dengan semua persiapan tersebut, maka kami bersama tim dari Bappeda akan sesegera mungkin menyusun proposal bersama OPD terkait dan menyahuti petunjuk dari bupati dalam program pengembangan wisata sekaligus perwujudan hankamrata,” tegas dia.

Ketua DPRD Sergai, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH SE menambahkan, kunjungan ini guna melakukan diskusi singkat terkait pengembangan pariwisata Pulau Berhala sebagai program pertahanan nasional dan pendidikan bela negara untuk memberikan wawasan kebangsaan agar terhindar dari hal-hal negatif.

Sementara Danramil 09/TB Mayor Inf. Muhsin sangat mendukung program Eco Marine Tourism ini, serta siap memberikan pengamanan, pelatihan bela negara, serta latihan wawasan kebangsaan.

“Kami optimis dengan program ini juga nantinya akan dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, antara lain melalui kuliner dan pariwisata, sehingga akan dapat mempersempit ruang gerak masuknya peredaran narkoba melalui jalur pesisir,” tegas dia.

Sekretaris FAJI Sumut Erwin Reza Pahlevi menyampaikan bahwa hal ini merupakan pengalaman baru bagi jajaran kami dalam pengembangan program yang biasa berkutat di sungai, menjadi mengelola laut lepas dan perbatasan.

“FAJI siap memberikan support yang terbaik untuk program Eco Marine Tourism ini. Dengan cukupnya SDM FAJI, kami fokus membantu Pemkab Sergai menjadikan persoalan daerah ini menjadi sebuah peluang pariwisata yang dapat membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda