Bupati Sergai Promosikan Wisata Desa di Busan Korsel

650

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H Soekirman beserta Kadis Poraparbud Sudarno, S.Sos dan Ketua TP PKK Sergai Hj. Marliah Soekirman melakukan kunjungan ke Negara Korea Selatan (Korsel).

Seperti yang dipaparkan oleh Bupati Ir. H Soekirman kepada awak media BERITAANDA melalui WhatsApp (WA) dari Busan City Korea Selatan, Kamis (26/9/2019) malam.

Soekirman memaparkan bahwa ‘Sumut Bermartabat’ berusaha keras menggenjot pariwisata di Asia Pasific. Hal ini terungkap dalam pertemuan General Assembly 9th Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pasific (AP) yang dibuka oleh Mayor Kota Busan Oh Keo Don di Paradise Hotel Busan Korsel, Kamis (26/9/2019).

Pada forum beranggotakan 124 pemerintahan kota di 15 negara Asia Pasifik itu, Sumut telah memenangkan voting sebagai calon tuan rumah (host) untuk General Assembly tahun 2021. Keputusan tersebut diambil pada sidang 34th executive committee meeting di sicily room Paradise Hotel.

Gubernur Sumut Edy Ramayadi yang diwakili oleh Kadis Pariwisata Ria Telaumbanua dan delegasi Indonesia asal Sumatera Utara lainnya menyambut baik ditetapkannya Sumut sebagi host TPO-AP 2021, yang akan mendorong kemajuan pariwisata di segala lini.

Kata Bupati Soekirman, Kabupaten Serdang Bedagai akan mengintensifkan wisata desa yang dipadukan dengan pertanian dan petualangan di alam terbuka. Apalagi tema TPO di Busan adalah ‘Common Prosperity in Tourism through Open Partnership’ sangat match dengan gebrakan Pataya (Pangan, Pariwisata, dan Budaya).

“Dan Semua unsur Pataya ada di desa Serdang Bedagai. Dengan demikian, wisata desa dan home stay akan jadi alternatif mengisi blank spot kontak sosial para wisatawan dengan destinasi wisata. Korea Selatan adalah negara yang masuk katagori sejahtera dengan cepat, diharapkan menjadi market wisata Indonesia,” kata dia.

Saat ini Serdang Bedagai sudah punya 109 Bumdes (badan usaha milik desa) di beberapa desa yang bergerak di usaha wisata, antara lain Desa Melati II Kecamatan Perbaungan Bumdes Madani, serta di Kecamatan Sipispis ada Bumdes Buduma.

Untuk mempersiapkan destinasi wisata desa Serdang Bedagai, bupati mengaku mendapat inspirasi dari Zanzibar Tanzania, dimana mereka telah menjual paket wisata tani. Padahal dalam segala hal, Indonesia lebih lengkap atraksi pertaniannya dibanding Zanzibar yang sudah menjadi destinasi wisata populer di Eropa dan jazirah Arab.

“Inilah yang mendorong Sergai akan terus memacu dan membantu pengembangan desa wisata (farming tour) sambil persiapan TPO tahun 2021 Asia Pasific di Sumatera Utara. Untuk itulah, segera setelah kembali dari hadiri TPO Asia Pasific akan bahu-membahu dengan Sumatera Utara dan daerah lain untuk persiapkan SDM dan venue yang lebih socially contact dan partnership development yang partisipatif dan transparency,” kata dia.

Mengisi puncak rountable summit yang dihadiri oleh kepala-kepala daerah se-Asia Pasific, telah berhasil membahas Deklarasi Busan 2019. Pokok pikiran yang menjadi flatform bersama masyarakat pariwisata itu merupakan tekad bersama negara Asia Pasific kedepan.

Bupati Sergai mengusulkan proposal agar dalam deklarasi itu dimasukkan kata ‘Pembangunan Pariwisata yang Inklusif’, dan menuju bersama guna mensukseskan Sustainable Development Goals (SDGs). Usulan yang merupakan suara Sumut itu, telah direspon oleh pimpinan Summit Vice Mayor Kota Busan sebagai proposal yang relevan. Dan Malaysia yang dimotori Mayor Kota Kangsar Zulqarnain bin Mohammad menyatakan sependapat dan mendukung Indonesia (Serdang Bedagai), agar Deklarasi Busan memuat agenda SDGs, supaya getarannya lebih meluas dan akan mendapat dukungan organisasi-organisasi international, sebagai gerakan bersama inklusif di bidang kepariwisataan. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda