Bupati Rupinus: Anak Muda Harus Bangkit, Krearif, Inovatif, serta Mampu Bersaing

89
Bupati Rupinus saat tutup Paroki Nanga Taman Youth Day

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sekadau Rupinus, Ahad (21/7/2019), menutup secara resmi kegiatan Paroki Nanga Taman Youth Day yang dipusatkan di Paroki Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman.

Acara penutupan Paroki Nanga Taman Youth Day diawali dengan perayaan misa kudus di Gereja Katolik Yesus Tersalib Nanga Taman.

Ratusan umat Katolik dari berbagai stasi atau daerah yang berada di wilayah Paroki Nanga Taman ikut hadir menyaksikan acara penutupan Paroki Nanga Taman Youth Day ini.

Bupati Sekadau dalam acara penutupan Paroki Nanga Taman Youth Day ini didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Asisten Bidang Administrasi Pembangunan, Kasat Pol PP dan Plt. Kabag Humas dan Prorokol.

Ketua OMK Paroki Yesus Tersalib Nanga Taman Feridiana Livi mengatakan, Paroki Nanga Taman Youth Day yang dilaksanakan selama 4 hari ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan oleh Orang Muda Katolik Paroki Nanga Taman. Kegiatan yang disingkat PYD ini, lanjut Livi, merupakan program kerja OMK Nanga Taman.

“Harapan saya peserta bisa mempraktekan bagaimana cara untuk dapat hidup bersosialisasi dalam perbedaan,” ujarnya.

Bupati Sekadau Rupinus menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Pastor Paroki Nanga Taman OMK Nanga Taman yang telah menyelenggarakan kegiatan PYD ini. Kegiatan PYD ini sangat penting dan harus kita dukung.

“Berbahagia OMK sekarang. Dulu tidak ada kegiatan seperti ini. Saya senang dengan kegiatan pembinaan iman seperti ini, untuk itu saya ajak anak muda harus bangkit, anak muda harus kreatif, anak muda harus inovatif dan anak muda harus bersaing, yang masih sekolah dan kuliah silahkan lanjutkan. Yang kerja, bekerjalah dengan baik. Demikian yang PNS, bekerja dengan baik sebagai abdi negara. Orang muda Katolik harus memberi contoh dalam berlalu contoh, jangan narkoba, jangan kebut-kebutan di jalan, penyakit masyarakat harus dijauhi,” pinta bupati asal Pantok Nanga Taman ini.

Bupati Rupinus juga dalam kesempatan ini minta agar OMK jangan tertutup, hiduplah bersosialisasi dan bermasyarakat, lengkapi diri dengan ilmu pengetahuan yang baik dan orang muda Katolik harus tetap setia pada Katolik. Acara terakhir dilanjutkan dengan ramah tamah. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda