Bupati Nias Akui APBD 2020 Masih Terdapat Aspirasi yang Belum Terakomodir

76

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – DPRD Kabupaten Nias melaksanakan rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias Yaredi Laoli, dalam rangka pengambilan keputusan persetujuan bersama rancangan peraturan daerah (raperda) Kabupaten Nias, Selasa (22/10/2019).

Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Nias dalam rangka pengambilan keputusan bersama tentang 3 raperda, yaitu raperda tentang APBD Kabupaten Nias tahun anggaran 2020, raperda Perusahaan Umum Daerah Pasar Ya’ahowu dan raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Umbu.

Bupati Nias Drs, Sokhiatulo Laoli menyadari bahwa dalam rancangan APBD Kabupaten Nias tahun 2020 masih terdapat aspirasi dan usulan kegiatan pembangunan fisik yang belum sepenuhnya terakomodir.

“Hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber pendapatan daerah yang tersedia, sehingga kita lebih mengutamakan pengalokasian anggaran untuk membiayai kebutuhan yang sangat prioritas dan secara nyata dibutuhkan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, hingga akhir tahun anggaran 2020,” terang Bupati Nias.

Lebih lanjut Bupati Nias mengucapkan terimakasih kepada DPRD Kabupaten Nias.

“Pemerintah Kabupaten Nias mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota dewan yang terhormat, termasuk berbagai masukan yang telah diberikan selama proses pembahasannya, baik dalam rapat badan musyawarah, rapat komisi, hingga pada pelaksanaan rapat paripurna pada hari ini,” ucapnya.

Di akhir penyampaiannya, bupati mengharap agar raperda Kabupaten Nias tersebut dapat disetujui hingga menjadi peraturan daerah (perda) Kabupaten Nias.

“Raperda Kabupaten Nias tentang APBD tahun anggaran 2020 yang telah kita setujui bersama, selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi. Demikian juga raperda Kabupaten Nias tentang Perumda Pasar Ya’ahowu dan raperda Perumda Air Minum Tirta Umbu,” tuturnya.

Ia berharap setelah dilakukan evaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara dan penyelarasan antara pemerintah daerah bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Nias, maka ketiga raperda ini dapat segera ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Nias. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda