BMKG Sumsel: Waspada Hujan Lebat dan Petir Disertai Angin Kencang

323

PALEMBANG, BERITAANDA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II mengingatkan masyarakat potensi hujan lebat disertai angin kencang yang akan terjadi bulan ini dan Maret tahun depan.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Sumsel, Bambang Beny Setyaji mengatakan, seiring masuknya musim hujan di wilayah Sumsel pada skala meteorologi dengan indikasi menguatnya angin muson Cina Selatan yang melalui wilayah Sumsel sarat uap air mengakibat potensi hujan.

“Hujan yang terjadi berpotensi disertai petir dan angin kencang yang umumnya terjadi pada siang-sore hari, dan potensi hujan ringan yang berlangsung lama apabila terjadi pada malam-dini hari. Bulan Desember dan Maret merupakan bulan dengan curah hujan tertinggi dari data normal Stasiun Meteorologi SMB II Palembang dalam kurun waktu 30 tahun terakhir,” ujarnya, Ahad (22/12/2019).

Lanjut dia, kondisi musim hujan akan terus berlangsung hingga memasuki musim peralihan ke musim kemarau, umumnya pada Maret-April 2020.

Sementara itu, hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan ambruknya atap rumah dan pohon roboh di kawasan Sukarami, Alang-Alang Lebar, Kemuning, Sako, Sematang Borang, Ilir Barat I akibat hujan disertai petir dan angin kencang.

Hujan lebat itu dianalisa 57,5 mm dan kecepatan angin kriteria ekstrim 47 knot atau 87 KM per jam. Hal ini diakibatnya adanya awan konvektif cumulonimbus atau awan hitam pekat berbentuk kembang kol.

Dalam bentuk single cumulonimbus, karena pertumbuhan awan cumulonimbus-nya relatif sendiri mengakibatkan perbedaan tekanan dan suhu yang cukup signifikan antara daerah yang terpapar hujan dan disekitarnya yang belum terpapar hujan, sehingga menyebabkan angin kencang.

Perubahan karakteristik permukaan tanah yang relatif rata akibat pembukaan lahan, kebakaran hutan dan minimnya pepohonan atau hutan membuat potensi angin kencang pada wilayah berkarakteristik seperti ini akan berpotensi sering terjadi.

BMKG juga menghimbau masyarakat agar update peringatan dini cuaca ekstrim di aplikasi info BMKG android dan iphone.

“Untuk transportasi dihimbau lebih berhati-hati dalam bertransportasi pada siang hingga sore hari, atau bila perlu jangan berpergian pada waktu siang-sore hari. Masyarakat dihimbau juga memperbaiki struktur bangunan yang kokoh terhadap hujan dan angin kencang agar kejadian atap terbang tidak kembali terulang,” jelas dia.

“Untuk menghindari banjir juga dihimbau membersihkan dan memperbaiki drainase, juga tidak berteduh di bawah pohon saat hujan terjadi untuk mewaspadai agar tidak ada pohon tumbang,” pungkas dia.(Febri)

Bagaimana Menurut Anda