Bhabinkamtibmas OKI Dampingi Warga Kelola Lahan Pangan Bergizi, dari Cabe Hingga Jagung

14

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Mendukung program ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045, jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terus turun ke lapangan melakukan pendampingan dan pengecekan lahan produktif milik warga.

Pada Selasa (8/9/2026), kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga kecamatan, yakni Pedamaran, Kayuagung, dan Teluk Gelam.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres OKI Nomor Sprin/1462/XI/KEP/2024 tanggal 19 November 2024.

Di Kecamatan Pedamaran, Bhabinkamtibmas Polsek Pedamaran Aiptu Pujihari melaksanakan kegiatan sejak pukul 10.00 WIB di Desa Menang Raya.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Pujihari mengecek lahan pekarangan bergizi milik Polsek Pedamaran berukuran 15 meter x 10 meter atau sekitar 150 meter persegi.

Lahan tersebut ditanami cabe yang saat ini telah berusia 71 hari. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman cabe tumbuh dengan baik.

Selanjutnya, Aiptu Pujihari juga melakukan pengecekan terhadap pemanfaatan lahan produktif seluas 0,25 hektare. Tanaman di lahan tersebut telah berusia 76 hari dan terpantau tumbuh normal.

“Kami hadir sebagai Polisi Penggerak untuk memastikan program ketahanan pangan di tingkat desa berjalan dan memberi manfaat langsung ke masyarakat,” ujar Aiptu Pujihari.

Sementara itu pada pukul 10.40 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Kayuagung Aipda M. Soleh melakukan pendampingan di Desa Muara Baru, Kecamatan Kayuagung.

Kegiatan kali ini menyasar tanaman kemangi milik warga binaan bernama Usman. Tanaman tersebut dibudidayakan di lahan pekarangan berukuran 3 meter x 6 meter.

Hasil pengecekan menunjukkan tanaman kemangi tumbuh subur. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.

Di Desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam, kegiatan difokuskan pada monitoring tanaman jagung kuartal II.

Polsek Teluk Gelam dibawah pimpinan IPTU Muhammad Rizal SH, melakukan pemantauan terhadap lahan jagung seluas 6 hektare milik petani binaan penerima bantuan KUR Jagung.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung kini telah memasuki usia 79 hari setelah tanam (HST) dan sebelumnya telah dilakukan pemupukan.

Namun, pertumbuhan tanaman di lahan tersebut masih menghadapi kendala kekurangan air. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian tanaman jagung mengalami pertumbuhan kerdil.

“Progres program ketahanan pangan di Serapek belum optimal. Kami berharap dengan perawatan konsisten dan pengawasan berkala, hasil panen ke depan bisa maksimal dan benar-benar mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Teluk Gelam,” tulis IPTU Muhammad Rizal dalam laporannya.

Dari lahan pekarangan cabe seluas 150 meter persegi di Pedamaran, tanaman kemangi di Kayuagung, hingga hamparan jagung seluas 6 hektare di Teluk Gelam, Bhabinkamtibmas menunjukkan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui pendampingan langsung di lapangan, para Bhabinkamtibmas turut mendorong pemanfaatan lahan produktif serta memastikan program ketahanan pangan di desa-desa wilayah OKI terus berjalan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda